Pelaut dalam foto 'Kiss' yang termasyhur itu tutup usia: 'Itu bukan ciuman romantis'

Kiss Hak atas foto AFP

Pelaut Amerika Serikat bernama George Mendosa dalam foto ikonik 'Kiss' di New York Times Square, AS, yang menandai berakhirnya Perang Dunia II, telah meninggal dunia di usia 95 tahun.

Dalam foto hitam-putih itu, George Mendonsa terlihat setengah membungkuk dan mencium Greta Zimmer Friedman, yang berusia 21 tahun, di hari VJ alias perayaan kemenangan atas Jepang di New York, 14 Agustus 1945.

Foto ini kemudian menjadi abadi dan muncul sebagai salah satu foto yang paling bertahan lama setiap perayaan hari VJ digelar.

Foto ikonik adalah salah satu dari empat foto yang dibidik oleh fotografer tersohor, Alfred Eisenstaedt, yang dimuat dalam galeri foto di majalah Life, sebagai bagian liputan perayaan tersebut.

Hak atas foto Arthur Fellig/International Center of Photo
Image caption "Jika saja dia mengenakan gaun gelap, saya tidak akan pernah membidiknya," ungkap sang forografer, Alfred Eisenstadt.

Menurut anaknya, Sharon Molleur, Mendosa meninggal dunia pada hari Minggu setelah terjatuh di rumah perawatan di Middleton, Rhode Island, AS.

Semula sang fotografer, Alfred Eisenstadt, tidak menjelaskan nama pria dan perempuan yang berciuman dalam foto.

Namun belakangan terungkap bahwa mereka adalah George Mendonsa dan Greta Zimmer Friedman. Friedman sendiri meninggal dunia pada September 2016 lalu di usia 92 tahun.

Eisenstadt menggambarkan bagaimana dia menyaksikan sang pelaut berlari di sepanjang jalan pada 14 Agustus 1945, menyambar dan mencium perempuan tersebut.

"Saya berlari di depannya dengan (kamera) Leica saya, dan saya sempat menoleh ke belakang, tetapi tidak ada adegan yang mungkin menyenangkan saya," tulisnya dalam buku Eisenstadt on Eisenstadt.

"Lalu tiba-tiba, dalam sekejap, saya melihat sesuatu sekelebat sosok putih yang terlihat disambar seseorang. Saya berbalik dan mengklik saat sang pelaut mencium perawat itu.

"Jika saja dia mengenakan gaun gelap, saya tidak akan pernah membidiknya," ungkap sang forografer.

'Bukan ciuman romantis'

Sang perawat, Greta Zimmer Friedman, semula tidak menyadari sosok perempuan dalam foto itu adalah dirinya.

Dan barulah pada tahun 1960-an, dia mengetahuinya setelah melihat buku kumpulan foto-foto karya fotografer terkenal, Alfred Eisenstaedt.

Dalam perjalanannya, ada sejumlah orang yang mengaku sebagai pelaut dan perawat dalam foto tersebut.

Tetapi pada tahun 1980-an, dua orang berciuman itu dipastikan Friedman dan Mendosa.

Walaupun foto itu memperlihatkan pasangan yang berpelukan erat, keduanya tidak benar-benar mengenal satu sama lain.

Ketika itu, Mendosa tengah kencan dengan calon istrinya yang terlihat tersenyum dalam beberapa foto lainnya.

"Itu hanya ciuman sekilas," Friedman mencoba mengingat-ingat, dalam sebuah wawancara dengan Veterans' History Project pada 2005.

"Itu hanya perayaan semata. Sama-sekali bukan ciuman romantis," jelasnya.

Kendati foto tersebut dipuji sebagai simbol kegembiraan yang dirasakan warga Amerika setelah Jepang menyerah kepada Amerika Serikat, sejumlah orang mencibirnya.

Salah-seorang di antaranya mengomentari foto itu, seperti dikutip Majalah Time, sebagai dokumentasi "kekerasan seksual" di depan umum.

Topik terkait

Berita terkait