Dikira anjing, serigala buas diselamatkan dari sungai beku di Estonia

Binatang Hak atas foto EUPA
Image caption Serigala yang dikira anjing ini dilarikan ke klinik hewan.

Sejumlah pekerja baik hati di Estonia bergegas menyelamatkan seekor anjing yang terjebak di sebuah sungai beku. Namun para penyelamat itu tak sadar bahwa mereka sebenarnya tengah memasukkan serigala liar ke mobil mereka.

Pekerja proyek Bendungan Sindi di Sungai Parnu itu tengah bekerja, Rabu (20/02), tatkala mereka melihat binatang terjebak di perairan yang beku.

Setelah membersihkan jalur menuju es, mereka mengangkat dan melarikan anjing bertaring itu ke klinik untuk perawatan medis darurat.

Belakangan, mereka diberitahu bahwa binatang yang mereka gendong adalah seekor serigala.

Perkumpulan untuk Penyelamatan Binatang Estonia (EUPA) menyebut tekanan darah serigala itu sangat rendah ketika tiba di kantor dokter hewan. Fakta itu menjelaskan mengapa serigala tersebut jinak saat diangkut ke mobil.

Salah satu kelompok penyelamat, Rando Kartsepp, berkata ia dan rekan-rekannya harus menggendong serigala itu menuruni lereng.

"Binatang itu sangat berat. Dia tenang dan tidur di kaki saya. Ketika saya hendak merenggangkan tubuhnya, dia sempat mendongakan kepalanya," kata Kartsepp.

Hak atas foto EUPA
Image caption Tubuh serigala itu terutup es ketika ditarik dari sungai yang beku.

Sejumlah dokter hewan curiga pada tabiat alamiah 'anjing' itu. Tapi binatang itu adalah hewan pemburu, akrab dengan gerombolan serigala di kawasan tesrebut.

Dan akhirnya informasi itu terkonfirmasi: binatang yang diselamatkan itu adalah serigala jantan berusia sekitar satu tahun.

Sejak saat itu, staf klinik memutuskan untuk menempatkan serigala tersebut di kandang usai penanganan medis. Mereka mengantisipasi jika serigala itu mendadak buas setelah pulih.

EUPA mengklaim membayar seluruh tindakan medis yang diberikan pada serigala itu. Mereka lega karena proses penyelamatan berlangsung lancar.

Hak atas foto EUPA
Image caption "Serigala itu sangat tenang dan tidur di atas kaki saya," kata Kartsepp, salah satu penyelamat.

Beberapa hari setelah penyelamatan, serigala itu selamat setelah bergelut melawan kematian. Tim ilmuwan dari Badan Lingkungan Nasional Estonia menempelkan sistem pemosisi global (GPS) ke tubuh binatang itu, lalu membebasliarkannya.

"Kami bahagia dengan akhir cerita ini dan berterima kasih pada setiap pihak, tertuama orang-orang yang menyelamatkannya dari sungai dan para dokter di klinik yang tak takut menghadapi sifat buas alamiahnya," kata EUPA dalam keterangan mereka.

Estonia adalah rumah bagi ribuan serigala dan hanya sedikit dari mereka yang dijaring dalam beberapa tahun terakhir. Mereka kerap menghindari perjumpaan dengan manusia.

Kelompok pegiat lingkungan tahun 2018 menetapkan serigala sebagai binatang sekaligus simbol Estonia.

Berita terkait