'Saat usia lima tahun, saya mengalami nafsu seks remaja 15 tahun'

Patrick Burleigh Hak atas foto Patrick Burleigh
Image caption Patrick Burleigh mulai masa puber pada usia dua tahun karena kelainan penyakit turunan yang langka.

Patrick Burleigh masih berusia dua tahun saat bulu di kemaluannya mulai tumbuh.

Bulu di kemaluan biasanya tumbuh paling cepat saat usia 10 tahun saat seorang anak mulai memasuki masa puber.

Namun bagi keluarga Patrick ini hal biasa.

Patrick dan saudara laki-lakinya mengalami kelainan bawaan langka karena mutasi gen yang menyebabkan terlalu cepatnya masa puber datang.

Mutasi langka

Kasus Patrick disebut testotoxicosis - dan dengan kelainan ini testis memproduksi testosteron, hormon seks pria.

Hak atas foto Huw Evans picture agency
Image caption Puber pada anak laki biasanya terjadi antara umur 12 sampai 16 tahun.

Testoteron memicu perubahan tubuh yang terkait dengan puber dan masa remaja.

Para dokter tak tahu persis berapa banyak kasus seperti ini di dunia. Salah satu perkiraannya adalah hanya 1.000 orang yang mengalami ini di dunia.

Kasus testotoxicosis terjadi turun menurun dari generasi ke generasi, keluarga Burleigh.

Hak atas foto Patrick Burleigh
Image caption Pada usia tiga tahun, Patrick terlihat seperti usia tujuh tahun.

Dengan masa puber lebih awal ini, pada usia tiga tahun, berat dan tinggi Patrick terlihat seperti anak usia tujuh tahun.

"Yang saya ingat adalah, saya merasa besar," kata aktor dan penulis yang tinggal di Los Angeles dan kini berusia 34 tahun.

"Bukan hanya bulu di kemaluan yang mulai tumbuh, namun juga perubahan fisik," katanya kepada radio BBC World Service, Outlook.

Patrick dulu tinggal di New York dan penampilannya membuatnya sering diejek saat bermain, saat berenang dan dalam berbagai acara anak.

Ia ingat banyak peristiwa buruk.

"Saat saya umur empat tahun, ibu saya membawa saya ke ruang ganti perempuan saat ada pelajaran berenang, namun seorang perempuan berteriak karena saya lebih besar dari usia saya," kenang Patrick.

Ibu Patrick mencoba menerangkan namun banyak yang ragu.

"Sulit bagi saya dan ibu, dan kami sangat stres," tambahnya.

Hak atas foto Patrick Burleigh
Image caption Patrick pada usia lima tahun bersama tim baseball yang seumur.

Saat Patrick berusia tiga tahun, testosteron pada tubuhnya seperti layaknya anak berusia 14 tahun.

Ia tampak seperti remaja namun kelakuannya masih anak-anak.

"Orang melihat saya seperti halnya binatang langka," katanya.

Kelinci percobaan

Ibu Patrick membawa putranya untuk diteliti. Ia terbiasa menghabiskan waktu selama dua minggu setiap enam bulan untuk perawatan testosteron di tubuhnya.

"Saya dikelilingi dokter. Mereka melakukan berbagai pemeriksaan, termasuk mengukur testis saya, salah satu elemen untuk menghitung umur berdasarkan pertumbuhan fisik," kata Patrick.

Hak atas foto Patrick Burleigh
Image caption Patrick selalu tampak paling tinggi dan besar di antara teman kelasnya.

"Namun saya menjadi terbiasa saat saya berusia enam atau tujuh. Saya menjadi terbiasa untuk diamati, karena saya jelas berbeda (dari anak lain)."

Ia menjalani berbagai perawatan termasuk diinfus.

'Anak nakal'

"Dalam waktu cukup lama saya disuntik di paha setiap malam. Bila saya menginap di rumah teman, ibu akan datang dan menyuntik saya."

Kondisi ini menimbulkan masalah di sekolah karena Patrick sering merasa "besar, berbulu dan siap berkelahi" dan dia sering diejek.

"Saya dikatakan sebagai anak nakal. Sangat mengesalkan karena saya tidak mau disebut nakal," kenangnya.

Hak atas foto Patrick Burleigh
Image caption Patrick pada usia 13 tahun bersama teman pada usia yang sama.

Patrick mulai merokok pada usia sembilan dan juga mencoba mariyuana.

Kondisi mulai memburuk saat para dokter memutuskan untuk menghentikan perawatan saat dia berusia 11 tahun.

"Semua hormon yang ditekan, tiba-tiba keluar dan kelakuan buruk saya mulai meningkat," ceritanya.

"Saya mulai berkencan dengan perempuan 17 tahun. Saya mengaku berusia 16 tahun padahal baru 12," tambahnya.

Dengan perempuan yang dia kencani, Patrick mengalami pengalaman LSD Lysergic Acid Diethylamide - halusinasi - pertamanya.

"Saya menenggak dua tablet narkoba dan mengatakan kepada orang tua bahwa saya tak mau sekolah karena sedang fly."

Namun dia tetap diminta ke sekolah.

Hak atas foto Patrick Burleigh
Image caption Patrick mengatakan ia mulai merasa "normal" saat berusia 15 tahun.

"Saya cerita kepada sejumlah teman tentang pengalaman LSD saat makan siang. Saya membesar-besarkan cerita dan salah seorang teman mencoba menambah narkoba ke minuman teman perempuan."

Saat teman perempuannya merasa mual, Patrick mengakui perbuatannya.

"Saya ditahan dengan tangan diborgol. Itulah momen saya melakukan refleksi dalam hidup saya."

Masalah yang dialami ayah

Ayah Patrick juga mengalami kelainan serupa namun tak bicara banyak.

"Masa kanak-kanaknya sangat traumatis."

"Saat saya berusia lima tahun saya memiliki nafsu seks seseorang yang berumur 10 tahun lebih tua. Seharusnya ayah memberi tahu saya bagaimana ia mengatasinya. Namun ia tak cerita apa-apa," kenang Patrick.

Hak atas foto Patrick Burleigh
Image caption Dengan pertumbuhan cepat, Patrick sempat menjadi model.

Baru pada usia 15 tahun, ia merasa seperti anak sebayanya.

"Saya tak lagi bergaul dengan teman yang menggunakan narkoba. Saya mulai belajar tekun, berolahraga dan memutuskan untuk masuk universitas."

Saat mulai beranjak dewasa ia akhirnya mulai bercerita tentang kondisinya dengan istri dan teman-temannya.

Secara mengejutkan, ia justru merasa dihargai dengan mulai berani terbuka.

"Menceritakan kisah saya merupakan bagian dari pemulihan," kata Patrick.

Pada 2015, istri Patrick, Meredith melahirnya putra pertama mereka, Ned. Berdasarkan pemeriksaan, putranya tidak mengalami penyakit bawaan itu.

Topik terkait

Berita terkait