Kematian kucing 'kerdil' yang memiliki jutaan penggemar di media sosial itu ditangisi

LilBub looks into camera Hak atas foto Lilbub.com
Image caption Kucing ini memiliki lebih dari 2.5 juta pengikut di media sosial Facebook dan Instagram

Lil Bub, salah satu kucing paling tersohor di dunia maya, mati di usia delapan tahun.

Pemilik kucing, Mike Bridavsky, mengumumkan kematian kucing kesayangannya itu kepada jutaan orang pengikutnya di media sosial pada Senin.

Lil Bub terkenal lantaran bentuknya yang tidak biasa - mata bulat dan lidah menjulur. Lil Bub pertama ditemukan dalam kondisi menyedihkan, termasuk berukuran kerdil karena mengidap berbagai kelainan, termasuk yang dikenal dengan dwarfisme.

Bridavsky mengatakan kucing betina itu, selama hidupnya, ikut membantu mengumpulkan uang lebih dari £540.000 atau sekitar Rp 9,8 milyar untuk kegiatan amal demi kesejahteraan binatang.

"Bub telah membuat perbedaan besar dalam (kampanye untuk) kesejahteraan hewan dan kehidupan jutaan orang di dunia," katanya pada unggahan di akun Instagramnya.

Lil Bub menjadi pesohor di dunia maya karena penampakannya yang unik. Akibat mengidap dwarfisme, tubuhnya tetap seukuran anak kucing sepanjang hayatnya.

Dia juga mengidap polydactyl, dengan jari kaki tambahan di setiap kakinya dan memiliki rahang yang tidak berkembang. Si kucing juga tidak memiliki gigi sehingga lidahnya selalu terjulur.

Awalnya, Bridavsky mengadopsi Lil Bub saat kucing itu masih bayi yang ditemukan oleh temannya di dalam kompleks pergudangan di Indiana, Amerika Serikat.

Dalam sebuah wawancara, dia menggambarkan kehadiran kucing itu sebagai "salah satu sumber kebahagiaannya yang datang secara kebetulan" dan bersikeras akan membahagiakannya.

Dia lantas membuat blog Tumblr untuk kucing kesayangannya itu pada 2011 dan menjadi terkenal setelah pose foto-fotonya dimuat di halaman depan situs Reddit.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Bridavsky (kiri) mengumumkan pada Senin bahwa kucing kesayangannya mati saat tidur pada Minggu pagi.

Ketertarikan masyarakat terhadap Lil Bub membuat sosoknya seringkali menjadi pemberitaan dan dia pun diundang untuk tampil di program televisi AS.

Lil Bub makin tenar dan bahkan muncul di YouTube. Seri dokumenter tentang dirinya pun pernah dibuat.

Pemiliknya kemudian menggunakan ketenarannya untuk mengumpulkan uang dalam kegiatan amal, termasuk bantuan untuk kucing lain dengan kebutuhan khusus, melalui American Society for Prevention of Cruelty to Animals.

Sebelum kematiannya, Lil Bub menderita infeksi tulang, dan pemiliknya secara rutin membagi kabar perkembangan kesehatannya di Instagram yang memiliki sekitar 2,4 juta pengikut.

Bridavsky mengumumkan pada Senin bahwa kucing kesayangannya mati saat tidur pada Minggu pagi.

Sang pemilik mengatakan Lil Bub telah "menyebarkan pesan penuh semangat, positif, serta ketekunan kepada warga dunia" selama hidupnya.

Puluhan ribu orang telah berkomentar dan membagi unggahan tersebut.

Di antara mereka yang menanggapi informasi kematian Lil Bub di Facebook - yang memiliki pengikut lebih dari tiga juta - adalah orang-orang yang bekerja untuk kegiatan amal hewan yang memperoleh manfaat dari dana yang dikumpulkan pemilik Lil Bub atas nama kucingnya.

Lil Bub mati tujuh bulan setelah kematian Grumpy Cat, seekor kucing lainnya yang menjadi legenda di dunia internet.

Berita terkait