Apa rahasia pohon ginkgo dapat bertahan hidup 'lebih dari 1.000 tahun'?

Ginkgo biloba Hak atas foto JUNG YEON-JE/AFP
Image caption Seorang warga kota Seoul, Korea Selatan, tengah berjalan di sisi Pohon Ginkgo, 11 November 2003.

Para ilmuwan telah mengungkapkan rahasia bagaimana pohon ginkgo dapat hidup selama lebih dari 1.000 tahun.

Sebuah penelitian menemukan pohon itu mampu memproduksi bahan kimia pelindung yang dapat menangkal penyakit dan kekeringan.

Dan, tidak seperti banyak tanaman lain, gen pohon ini tidak diprogram untuk memicu penurunan tak terhindarkan saat masa mudanya berakhir.

Pohon ginkgo dapat ditemukan di taman-taman dan berbagai kebun di seluruh dunia, tetapi berada di ambang kepunahan di alam liar.

Hak atas foto DE AGOSTINI PICTURE LIBRARY

"Rahasianya adalah mempertahankan sistem pertahanan yang sangat sehat dan menjadi spesies yang tidak memiliki program penuaan dini," kata Richard Dixon dari University of North Texas, Denton.

"Seiring bertambahnya usia pohon ginkgo, kemampuan mereka tidak terbukti melemah dalam mempertahankan diri dari berbagai tekanan," paparnya.


Pohon ginkgo biloba (Pohon Maidenhair)

  • Pohon ini tumbuhnya lambat, dan akhirnya tumbuh sangat besar
  • Daunnya berwarna kuning yang menarik pada musim gugur
  • Pohon ginkgo adalah tanaman asli China dan paling mampu bertahan dari jajaran pohon-pohon kuno, dengan fosil-fosil yang diketahui sudah ada sejak zaman dinosaurus.
  • Populasi liar pohon ginkgo berada di ambang kepunahan karena kasus-kasus penebangan, dengan populasi liar terbatas di Gunung Xitianmu di Zhejiang, Cina
  • Tercatat sebagai pohon yang terancam punah dalam masuk daftar merah IUCN yang artinya masuk spesies terancam

Para peneliti di AS dan China mempelajari pohon ginkgo yang berusia antara 15 hingga 667 tahun, dengan mengekstraksi cincin pohon dan menganalisis sel, kulit kayu, daun, serta biji.

Mereka menemukan bahwa pohon ginkgo tua dan muda menghasilkan bahan kimia pelindung untuk melawan tekanan yang disebabkan oleh berbagai penyakit atau kekeringan.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Seorang pria berjalan di bawah pepohonan Gingkgo di sudut kota Beijing.

Bahan kimia itu termasuk anti-oksidan, anti-mikroba dan hormon tanaman yang melindungi dari kekeringan dan tekanan lingkungan lainnya.

Studi genetika juga menunjukkan bahwa gen yang berkaitan dengan penuaan tidak secara otomatis hidup pada titik waktu tertentu, seperti pada tanaman lain, misalnya rumput dan tanaman semusim.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Dedaunan Pohon Ginkgo.

Dixon menduga gambaran seperti itu serupa dengan pohon-pohon berumur panjang lainnya, seperti giant redwood, yang batangnya mengandung antimikroba.

"Semoga penelitian kami akan mendorong orang lain untuk menggali lebih dalam tentang apa yang tampaknya menjadi fitur penting mengapa ginkgo dan beberapa pohon lainnya mampu berumur panjang," katanya.

Mengomentari penelitian ini, Mark Gush, ketua ilmu hortikultura dan lingkungan di RHS (Royal Horticultural Society), mengatakan pohon tertua yang hidup di dunia - pinus Bristlecone (Pinus longaeva) - diperkirakan berusia lebih dari 4.800 tahun.

Image caption Pohon ginkgo tumbuh lambat di sejumlah taman, termasuk di RHS Wisley, UK.

"Terlepas dari pasokan makanan, cahaya dan air yang konsisten, kemampuan hidup hingga usia yang begitu panjang diduga terkait dengan tingkat pertumbuhan yang lambat, adaptasi seluler dan perlindungan relatif dari pengaruh sekunder seperti hama dan penyakit, iklim ekstrem, dan bencana besar. kerusakan fisik, "katanya.

Ketika pemerintah Inggris memulai program penanaman pohon yang ambisius, memahami campuran spesies pohon yang akan memberikan imbalan ekosistem terbesar dalam jangka panjang, dan di mana mereka sebaiknya ditanam, kemungkinan akan semakin penting, tambahnya.

Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal PNAS.

Topik terkait

Berita terkait