Virus corona: Apakah jika kita terkena maka akan menjadi kebal, apa bisa menyebar lewat hubungan seks?

virus corona Hak atas foto Getty Images

Hingga Selasa (11/02) infeksi virus corona mencapai lebih dari 42.000 kasus di China. Jumlah kematian akibat virus telah melampaui epidemi SARS pada 2003.

Penyakit ini juga sudah menyebar ke setidaknya 25 negara, termasuk Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Kamboja dan Filipina.

Banyak pertanyaan diajukan, misalnya apakah jika seseorang sudah terkena virus corona maka ia akan kebal.

Berikut rangkuman pertanyaan dari beberapa pembaca terkait dengan virus baru ini dan jawabannya.

Apakah setelah terkena virus corona, Anda menjadi kebal?

Ketika seseorang sembuh dari infeksi, tubuh mengingat tentang cara mengatasinya.

Kekebalan ini tidak berlangsung selamanya atau efisien 100%, serta dapat menurun dengan berjalannya waktu.

Belum diketahui berapa lama imunitas berlangsung setelah terinfeksi virus corona.

Apa perbedaan virus corona dengan flu?

Virus corona dan flu menunjukkan gejala yang sama, sehingga sulit mendiagnosis tanpa tes.

Gejala utama virus corona adalah demam dan batuk.

Flu sering kali juga disertai gejala lain seperti nyeri otot dan radang tenggorokan. Sementara penderita virus corona kemungkinan juga merasa sesak nafas.

Siapa pun yang menduga dirinya terkena virus corona, karena berhubungan dekat dengan orang yang terinfeksi atau mengunjungi tempat beredarnya virus, harus segera menemui dokter.

Hak atas foto AFP

Apakah virus menyebar lewat hubungan seks?

Masih belum jelas apakah jaur transmisi ini perlu dikhawatirkan.

Saat ini, batuk dan bersin orang terinfeksi dipandang sebagai sumber utama penyebaran.

Mengapa dokter berumur 30-an tahun meninggal dari virus 'mirip flu' ini?

Dr Li Wenliang, petugas medis pertama di China yang memperingatkan bahaya virus corona, kemungkinan mempunyai masalah kesehatan yang tidak dilaporkan, yang membuatnya lebih berisiko.

Atau dia juga terpapar dosis virus yang lebih tinggi.

Ini membuatnya mengalami gejala yang lebih parah.

Tetapi perlu juga diingat bahwa flu musiman sebagian besar membunuh anak-anak dan kalangan lanjut usia, selain juga dapat menyerang manusia yang dalam keadaan fit dan sehat.

Hak atas foto DR LI WENLIANG
Image caption Dr Li Wenliang terkena virus di Rumah Sakit Pusat Wuhan.

Apakah masker muka berguna?

Terdapat sangat sedikit bukti bahwa memakai masker wajah berguna.

Para ahli mengatakan kebersihan - seperti mencuci tangan secara teratur, terutama sebelum memasukkannya ke mulut - adalah cara yang jauh lebih efektif.

Berapa lama masa inkubasi?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan inkubasi, yaitu saat gejala muncul, beragam dari dua sampai 10 hari.

Perkiraan ini dapat menjadi lebih mengecil begitu lebih banyak data didapat.

Apakah orang terinfeksi dapat kembali sehat sepenuhnya?

Kebanyakan orang yang terkena virus akan mengalami gejala ringan, sebagian besar orang diperkirakan akan sembuh sama sekali.

Tetapi virus dapat menimbulkan risiko tertentu pada manula dan penderita diabetes, kanker atau kelemahan sistem kekebalan.

Ahli dari Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan diperlukan satu minggu agar sembuh dari gejala ringan virus corona.

Apakah virus dapat berpindah lewat barang dari Wuhan?

Tidak terdapat bukti ini merupakan suatu risiko.

Sejumlah penyakit - termasuk virus corona penyebab SARS - dapat menyebar dari permukaan yang terkontaminasi batuk dan bersin penderita.

Tetapi virus corona baru tidak terlihat dapat menyebar dalam cara seperti itu. Kalau pun bisa, masih terdapat pertanyaan apakah perkapalan dunia akan menimbulkan masalah besar.

Virus dingin cenderung dapat bertahan kurang dari 24 jam di luar tubuh manusia, padahal norovirus (penyebab sakit perut serius) dapat bertahan berbulan-bulan di luar tubuh.

Yang paling menenangkan adalah kenyataan bahwa berbagai kasus sepertinya memperlihatkan perlunya kontak jarak dekat - misalnya dengan anggota keluarga atau pekerja kesehatan - agar virus menyebar.

Image caption Bulu babi: Karantina di seluruh dunia.

Apakah ada kemungkinan munculnya virus-virus lain dari China?

Betul, karena banyak penduduk yang hidup sangat dekat dengan binatang.

Virus corona hampir pasti berasal dari binatang, salah satunya dari ular.

SARS, virus corona lainnya yang dari China, berasal dari kelelawar dan musang.

Kasus permulaan infeksi baru berasal dari pasar grosir ikan laut makanan di Wuhan. Binatang liar hidup juga dijual di sana termasuk ayam, kelelawar dan ular.

Apakah vaksinasi dapat mencegah?

Saat ini tidak terdapat vaksin yang dapat melindungi manusia dari virus corona jenis ini, tetapi para peneliti sedang mengembangkannya.

Ini adalah jenis baru yang belum pernah terlihat pada manusia sebelumnya, yang berarti dokter masih harus mempelajarinya.

Berita terkait