Virus corona: Apa saja yang diborong warga di berbagai negara bila kondisi memburuk?

Warga memborong barang di California, virus corona

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar,

Warga di kawasan pantai barat Amerika Serikat memborong kebutuhan pokok, sementara pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk mengisolasikan diri.

Lebih dari 95.000 orang di 79 negara kini telah didiagnosa terserang virus corona. Dan ketika virus corana menyebar ke seluruh penjuru dunia, wabah tersebut menimbulkan ketakutan dan mendorong orang untuk memborong barang sebagai persiapan isolasi.

Lalu apa saja yang ditimbun orang dan barang-barang apa saja yang habis terjual?

Berikut sebagian contohnya.

Masker wajah

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar,

Kekurangan persediaan masker wajah terjadi di sejumlah negara seperti di Thailand dan Korea Selatan.

Walaupun hanya memberikan perlindungan terbatas, permintaan akan masker wajah meningkat pesat sejak awal terjadinya wabah. Persediaan di apotek, toko dan bahkan toko online Amazon pun habis.

"Orang memburu masker wajah layaknya emas," kata Miguel Luiz Gricheno, CEO produsen masker di Brasil, kepada kantor berita Reuters, seraya menambahkan bahwa perusahaannya menggandakan produksi untuk memenuhi permintaan.

Perlengkapan medis yang sederhana ini begitu lakunya sehingga banyak negara ingin memastikan agar tersedia cukup bagi mereka yang bekerja di dunia medis, yang terutama berisiko tertular virus ketika merawat pasien.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan 89 juta masker wajah diperlukan bagi kalangan pekerja medis untuk menangani wabah. Selain itu juga diperlukan 76 juta pasang sarung tangan dan 1,6 juta kacamata.

"Kekurangan persediaan menyebabkan dokter, perawat dan tenaga medis lainnya sangat rentan," kata Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar,

Diperkirakan oleh WHO bahwa kebutuhan masker mencapai 89 juta untuk memberantas virus corona.

Di Korea Selatan, negara dengan jumlah kasus terbanyak kedua, pemerintah mengatakan kini ekspor masker dilarang, produksi ditingkatkan dan penjualan dibatasi dua masker per orang setiap pekan.

Presiden Moon Jae-in telah meminta maaf atas kelangkaan masker dan memberitahukan kepada pabrik bahwa pemerintah akan menimbunnya sebagai barang strategis sehingga pabrik dapat menggenjot produksi tanpa khawatir akan terjadi surplus.

Di Thailand muncul kemarahan atas kelangkaan masker dan pemerintah membentuk tim yang terdiri dari pejabat untuk menyelidiki apakah masker diekspor secara gelap atau di jual di pasar gelap dengan harga yang lebih mahal.

Di Eropa, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pemerintah akan mengambil alih seluruh stok dan produksi masker wajah, dan menyalurkannya ke para tenaga medis dan

Pembersih tangan

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar,

Permintaan pembersih tangan meningkat sebagai upaya pencegahan penyebaran virus.

Harga masker dan gel pembersih tangan meningkat dua kali lipat dan bahkan sampai tiga kali lipar di Prancis. Pemerintah bertekad memberantas pasar gelap perlengkapan kesehatan yang sedang berkembang saat ini.

Di Pakistan, pemerintah memperingatkan konsumen tentang adanya upaya untuk menguruk keuntungan dari kenaikan permintaan akan perlengkapan perlindungan medis dan obat-obatan.

Menteri Kesehatan Iran, Saeed Namaki, mengatakan beberapa perusahaan melakukan penimbunan dan kemudian menjual barang dengan harga sangat tinggi.

Tisu toilet

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar,

Tisu toilet diburu konsumen seperti yang terjadi di Melbourne, Australia ini.

Ketika isolasi diri, bekerja dari rumah dan penutupan sekolah semakin banyak dilakukan, warga menumpuk berbagai keperluan dasar, seperti tisu toilet.

Beberapa tempat yang paling terdampak, seperti Singapura, Jepang dan Hong Kong, telah mengalami kelangkaan tisu.

Di Australia, aksi borong tisu menyebabkan persediaan ludes di supermarket dalam hitungan menit, bahkan sebuah jaringan supermarket sampai perlu membatasi pembelian empat pak per pembeli.

Pengiriman bahan makanan dibatasi

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar,

Persediaan pangan tercukupi di Inggris tetapi pengirimannya ke alamat pembeli sulit dilakukan.

Tahun lalu, 45% konsumen di Inggris mengatakan mereka membeli makanan melalui online dan supermarket-supermarket telah memperingatkan bahwa pembelian akan semakin banyak tahun ini.

Pengiriman makanan yang dilakukan perlu dilakukan berhari-hari sebelumnya dan sejumlah supermarket mengatakan konsumen tidak perlu panik.

Mereka mengatakan persediaan makanan tidak menipis.

Obat generik

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar,

Hampir 20% dari seluruh obat generik dunia diproduksi oleh India, sebagian besar bahan kimianya disedikan oleh China.

Lewati Podcast dan lanjutkan membaca
Podcast
Investigasi: Skandal Adopsi

Investigasi untuk menyibak tabir adopsi ilegal dari Indonesia ke Belanda di masa lalu

Episode

Akhir dari Podcast

Sebagian konsumen disarankan membeli obat resep jauh-jauh hari karena persediaan obat generik di dunia mungkin terkena dampak dari gangguan rantai persediaan obat.

India, yang memproduksi 20% obat generik dunia, mengatakan sekarang membatasi ekspor 20 obat generik, termasuk paracetamol, salah satu obat antinyeri yang paling banyak dikonsumsi di dunia.

Alasannya, sekitar dua pertiga komponen kimia yang diperlukan untuk memproduksi obat generik diimpor dari China.

Tetapi pemerintah India meminta masyarakat tetap tenang dan mengatakan persediaan yang ada cukup untuk tiga bulan.

Kekhawatiran akan kelangkaan obat dilaporkan terjadi di negara-negara Afrika, Kenya dan Nigeria, berdasarkan pantauan BBC Monitoring.

Menurut harian Kenya Daily Nation, harga sejumlah obat telah meningkat menyusul pembatasan ekspor di India. Harga beberapa obat bahkan naik tiga kali lipat.

Surat kabat Nigeria Daily Trust melaporkan negara itu mungkin akan mengalami kekurangan obat sebagai akibat pembatasan di India.