Virus corona: Kapan vaksin Covid-19 tersedia, di tengah uji klinis yang telah dilakukan pada manusia?

  • James Gallagher
  • Wartawan kesehatan dan sains
vaksin

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar,

Sudah ada vaksin yang diuji cobakan terhadap manusia.

Virus corona menyebar cepat namun sejauh ini masih belum ada obat untuk mengobati dan vaksin untuk melindungi orang-orang dari penyakit itu.

Para pakar kesehatan bekerja keras untuk segera menghasilkan vaksin.

Mengapa vaksin virus corona penting?

Dengan begitu cepatnya virus menyebar dengan mudah, mayoritas penduduk dunia masih sangat rentan terhadap infeksi. Vaksin akan memberlikan perlindungan terhadap kekebalan tubuh orang dan memerangi virus.

Dengan adanya vaksin, karantina wilayah dapat secara aman dicabut dan jaga jarak juga lebih dilonggarkan.

Seperti apa kemajuan sejauh ini?

Penelitian terus berlangsung sampai saat ini. Sekitar 80 grup di seluruh dunia mulai melakukan penelitian vaksin dan sejumlah di antaranya telah masuk tahap uji klinis.

Percobaan terhadap manusia diumumkan bulan lalu oleh para ilmuwan di Seattle, Amerika Serikat. Hal ini sangat tidak biasa karena melompati percobaan terhadap hewan untuk menguji keefektifan.

Perusahaan farmasi Sanofi dan GSK bergabung untuk mengembangkan vaksin.

Ilmuwan Australia mulai menguji dua vaksin terhadap binatang. Inilah langkah yang paling komprehensif sejauh ini dengan menguji binatang. Para peneliti memperkirakan uji terhadap manusia akan dilakukan pada akhir April.

Para peneliti Universitas Oxford menjadwalkan dapat memproduksi satu juta dosis vaksin pada akhir September dan memulai uji pada manusia.

Namun belum diketahui seberapa efektif vaksin-vaksin ini.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar,

Para ilmuwan tengah berupaya mengembangkan vaksin untuk melawan virus corona.

Kapan vaksin mulai tersedia?

Produksi vaksin biasanya memakan waktu bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun untuk dikembangkan.

Namun para peneliti berharap dapat mengembangkan dalam beberapa bulan ini.

Sebagian besar pakar memperkirakan kemungkinan vaksin tersedia pada pertengahan 2021, sekitar 12-18 bulan setelah virus baru merebak yang secara resmi disebut Sars-CoV-2.

Lankah ini merupakan capaian ilmiah luar biasa namun belum ada jaminan efektif.

Saat ini ada empat jenis virus corona yang berkembang. Virus ini menyebabkan pilek dan belum ada vaksin untuk empat virus itu.

Sumber gambar, Getty Images

Apa yang perlu kita ketahui tentang virus corona?

Hingga vaksin corona siap, pengobatan apa saja yang bisa kita lakukan?

Vaksin mencegah infeksi dan cara terbaik untuk melakukannya saat ini adalah menjaga higienitas yang baik.

Jika Anda terinfeksi oleh virus corona, maka bagi kebanyakan orang itu akan ringan. Ada beberapa obat anti-virus yang digunakan dalam uji klinis, tetapi kami tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa semua ini berhasil.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar,

Protein yang mengikat permukaan virus corona juga memicu respons imun dari tubuh

Bagaimana kita menciptakan vaksin?

Vaksin secara tidak berbahaya menunjukkan virus atau bakteri (atah bahkan bagian terkecil dari mereka) ke sistem kekebalan tubuh. Pertahanan tubuh mengenal mereka sebagai penyerang dan kemudian belajar bagaimana melawannya.

Kemudian, jika tubuh benar-benar terpapar, dia sudah tahu cara melawan infeksi.

Metode utama vaksinasi selama beberapa dekade terakhir adalah menggunakan virus aslinya.

Apakah vaksin dapat melindungi semua orang dengan segala umur?

Ya, hampir semua orang akan terlindungi, namun kemungkinannya akan berkurang bagi orang-orang dengan usia senja.

Hal itu bukan karena vaksin, namun karena sistem imunitas orang tua yang tidak merespon baik pada imunisasi.

Kita melihat ini setiap tahun dengan suntikan flu.

Semua obat-obatan, bahkan Paracetamol, memiliki efek samping. Tetapi tanpa uji klinis, tidak mungkin untuk mengetahui apa efek samping dari vaksin eksperimental.

Vaksin campak dan rubela (MMR) dibuat dengan menggunakan versi lemah dari virus yang tidak dapat menyebabkan infeksi besar-besaran.

Suntikan untuk Flu musimam dibuat dengan mengambil strain utama dari flu dan sepenuhnya menon-aktifkannya.

Upaya yang dilakukan pada vaksin virus corona baru menggunakan pendekatan baru yang belum banyak diuji, yang diberi nama vaksin "plug and play".

Karena kita tahu kode genetik dari virus corona baru, Sars-CoV-2, kita sekarang memiliki cetak biru lengkap untuk membangun virus itu.

Beberapa ilmuwan vaksin mengangkat bagian kecil dari kode genetik virus corona dan memasukkannya ke dalam virus lain yang sama sekali tidak berbahaya.

Sumber gambar, Science Photo Library

Keterangan gambar,

Sebuah laboratorium di Russia yang mengetes virus corona

Kini Anda bisa "menginfeksi" sesorang dengan sesuatu yang tidak berbahaya dan pada teorinya memberinya kekebalan terhadap infeksi.

Kelompok ilmuwan lain menggunakan potongan kode genetik (baik DNA atau RNA, tergantung pada pendekatannya) yang ketika menginfeksi badan, akan mulai memproduksi protein yang bisa membantu sistem kekebalan memerangi virus itu.