Virus corona: Denmark longgarkan lockdown, pangkas rambut pun diserbu pelanggan

  • Adrienne Murray
  • BBC News
Salon di Denmark

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar,

Pelonggaran kebijakan lockdown, yang diumumkan pada Jumat lalu, telah memicu lonjakan untuk membuat pesanan atau janji potong rambut.

Masyarakat Denmark sekarang dapat memangkas rambut di salon untuk pertama kalinya dalam sebulan, setelah negara itu secara bertahap melonggarkan kebijakan karantina wilayah atau lockdwon untuk menahan laju virus corona.

"Kami benar-benar kewalahan. Maksud saya, permintaan pesanan atau janji untuk pangkas rambut sudah penuh untuk dua minggu ke depan," kata Phil Olander, pemilik kios pangkas rambut Phil's Barber di pusat ibu kota Denmark, Kopenhagen.

Pengenduran kebijakan lockdown, yang diumumkan pada Jumat lalu, telah memicu lonjakan untuk membuat pesanan atau janji potong rambut.

Olander mengatakan sistem pemesanannya menjadi macet lantaran kebanjiran pertanyaan.

Sumber gambar, Ole Jensen/Getty

Keterangan gambar,

Rabu lalu, anak-anak di Denmark kembali ke sekolah dasar dan taman kanak-kanak setelah kebijakan karantina wilayah dikendurkan.

Penata rambut lainnya memberi tahu saya bahwa dia sudah dipesan penuh untuk tiga minggu ke depan dan akan bekerja berjam-jam demi memenuhi permintaan.

Dan, bisnis lainnya seperti salon pembuatan tato, salon kecantikan, dokter gigi dan ahli kacamata saat ini diizinkan untuk membuka kembali layanannya.

Kursus mengemudi juga diizinkan untuk beraktivitas seperti sedia kala. Masing-masing memiliki pedoman baru sesuai protokol kesehatan yang wajib diikuti.

"Kami harus membersihkan segala sesuatu antara setiap konsumen," ujar Olander.

"Jadi, kami harus membersihkan setiap sudut, alat-alat pangkap, pokoknya semua, mulai gagang pintu hingga alat pembaca kartu kredit. Jadi banyak pekerjaan tambahanlah."

Sumber gambar, Ole Jensen/Getty

Keterangan gambar,

Sebuah sekolah dasar di Denmark memberikan pedoman kesehatan bagi para siswanya agar tidak terpapar virus corona.

Ruang tunggu juga sudah diatur ulang supaya ada jarak bagi setiap orang, dan tidak ada lagi majalah atau surat kabar untuk dibaca.

"Saya merasa perlu potong rambut dan ini adalah tempat yang saya datangi," kata salah-seorang pelanggan, Christian Rikhof.

Dia merasa nyaman dengan kebijakan pengurangan pembatasan. "Saya pikir mereka sudah mampu mengendalikannya (virus corona) dan saya percaya pada mereka."

Kebanyakan salon rambut siap melayani konsumennya pada hari pertama saat aturan lockdown dikendurkan.

Sumber gambar, Ole Jensen/getty

Keterangan gambar,

Anak-anak di sebuah sekolah dasar di Ringsted, Denmark, berjemur di halaman terbuka tidak lama setelah negara itu mengendurkan kebijakan karantina wilayah.

Di lingkungan tetangga saya, sepuluh salon pertama yang saya lewati semuanya siap melayani konsumen.

Namun, tindakan pencegahan yang dilakukan pemilik salon sangatlah bervariasi.

Ayse Akkaya, pemilik salon Hair Kompagniet, mengenakan masker wajah dan pelindung saat bekerja.

Setelah sebulan tanpa penghasilan, dia mengaku lega dapat membuka lagi salonnya. Namun dia mengaku tidak semua pelanggannya siap dipangkas rambutnya.

Sumber gambar, Ole Jensen/Getty

Keterangan gambar,

Bjarke Jon Jensen, kepala sekolah sebuah sekolah dasar di Ringsted, Denmark, menunjukkan pedoman cuci tangan yang harus dipatuhi murid-muridnya, setelah negara itu mengendurkan kebijakan lockdown.

"Orang-orang muda datang. Saya sudah buat janji dengan mereka. Tapi orang-orang tua tidak akan datang."

Denmark adalah salah-satu negara Eropa pertama yang mengumumkan kebijakan karantina wilayah dan sekarang menjadi yang pertama secara perlahan-lahan mengendurkannya.

Rabu lalu, anak-anak di negara itu kembali ke sekolah dasar dan taman kanak-kanak.

Adapun pembatasan lainnya tetap berlaku hingga setidaknya 10 Mei mendatang. Sejauh ini perbatasan masih ditutup dan pertemuan dibatasi hingga 10 orang.