Virus corona: Bayi 11 minggu dinyatakan sembuh dari Covid-19 - 'Kami salah satu yang beruntung'

virus corona, bayi, 11 minggu

Sumber gambar, Jodie Banister

Keterangan gambar,

Ares Banister berusia 11 minggu saat didiagnosa terpapar virus corona.

Seorang bayi berusia 11 minggu dinyatakan telah sembuh dari Covid-19 dan diizinkan untuk dibawa pulang ke rumah. Bayi ini "sudah beraktivitas luar biasa seperti sedia kala," kata ibunya.

Jodie, ibunda bayi Ares Banister, semula mengkhawatirkan hidup anaknya ketika suhu tubuh Ares tinggi dan dilarikan ke rumah sakit di kota Leicester, Inggris, pekan lalu.

Ares menghabiskan empat hari di rumah sakit, lalu Jodie diberi tahu bahwa anaknya bisa meninggalkan rumah sakit setelah dinyatakan sembuh pada Kamis (16/4).

Jodie, yang berusia 30 tahun, mengatakan kepada BBC bahwa mendengar kabar itu adalah "hal terbaik di seluruh dunia".

"Saya sangat bersyukur, kami akan menjadi salah satu yang beruntung," katanya. "Kabar ini sangat melegakan."

Sumber gambar, Jodie Banister

Keterangan gambar,

Jodie mengakui tertularnya sang buah hati adalah pengalaman "mengerikan, menakutkan".

Jodie mengatakan ingin mengucapkan terima kasih kepada perawat dan staf pelayanan kesehatan Inggris (NHS) yang merawat Ares dan keluarga serta membuat mereka merasa "diperhatikan".

"Mereka sungguh luar biasa, mereka melakukan segala hal yang mereka bisa lakukan untuk anak saya," ujarnya.

'Usia tidak masalah'

Ares pertama kali dibawa ke rumah sakit pada hari Senin (13/4) pada pekan lalu dengan suhu tinggi dan detak jantung yang keras.

Dia menghabiskan beberapa hari melalui bantuan infus di ruangan khusus sebelum kondisinya mulai membaik.

Sumber gambar, Jodie Banister

Keterangan gambar,

Ares menghabiskan beberapa hari melalui bantuan infus di ruangan khusus sebelum dia kondisinya mulai membaik.

Lewati Podcast dan lanjutkan membaca
Podcast
Investigasi: Skandal Adopsi

Investigasi untuk menyibak tabir adopsi ilegal dari Indonesia ke Belanda di masa lalu

Episode

Akhir dari Podcast

Jodie mengakui hal itu adalah pengalaman "mengerikan, menakutkan", tetapi dia tahu bahwa kondisi Ares mencapai titik balik pada hari Kamis (16/4) ketika dia terbangun dengan tersenyum. Dia lantas diizinkan dibawa pulang sore itu juga.

"Saya hanya menangis ketika melihat senyuman itu," ungkap Jodie. "Dia sekarang sudah beraktivitas luar biasa."

"Memang masih sedikit-sedikit menangis, tetapi tidak lebih buruk dari sakit biasa. Saya yakin semuanya akan baik-baik saja."

Jodie mengatakan ia yakin Ares tertular dari sang kepala keluarga, Christian, pekerja di bagian distribusi sebuah pasar swalayan.

Jodie berpikir suaminya kemungkinan membawa virus corona, dengan tanpa gejala, terlepas dari segala upayanya untuk menghindari hal itu.

Hal ini membuat Jodie mengimbau agar masyarakat 'tinggal di rumah', sebisa mungkin.

"Ini bukan hanya tentang Anda, tetapi masyarakat yang bisa terpengaruh karena Anda," tambahnya. "Dan ini tak tergantung pada usia berapa pun Anda."