Pria AS dituduh 'racuni' sejumlah tunawisma dan memvideokan saat mereka kesakitan

Gelandangan

Sumber gambar, REUTERS/Andrew Kelly

Keterangan gambar,

Delapan orang tuna wisma diracuni oleh tersangka dengan zat yang "dua kali lebih kuat" ketimbang semprotan merica. (Foto: ilustrasi)

Seorang pria di California, Amerika Serikat, dituduh meracuni delapan orang tuna wisma dengan zat yang disebut "dua kali lebih kuat" ketimbang semprotan merica.

William Robert Cable, 38 tahun, dituduh memberi setidaknya delapan orang dengan makanan yang dicampur dengan oleoresin capsicum (senyawa kimia alami dari tanaman cabai merah) kemudian merekamnya dengan video ketika mereka meregang kesakitan.

Sejumlah korban telah dilarikan ke rumah sakit dan pihak berwenang meyakini bahwa tersangka bisa saja menargetkan aksinya terhadap orang lain.

Atas perbuatannya, Cable terancam hukuman penjara selama 19 tahun jika terbukti bersalah.

"Orang-orang ini menjadi sasaran, karena mereka rentan," kata Jaksa penuntut di Distrik Orange County, Todd Spitzer.

"Mereka dieksploitasi dan diberi racun sebagai bentuk kesenangan, dan rasa sakit yang terekam dalam video itu dapat dihidupkan kembali untuk diulang kembali oleh pelakunya."

Seperti apa cara tersangka 'mendekati' korban?

Menurut Kejaksaan Distrik Orange County, tersangka mendekati para tuna wisma yang rentan di kawasan Pantai Huntington pada Mei lalu.

Tersangka lantas menawari mereka dengan makanan yang sudah dicampur dengan zat yang "dua kali lebih kuat" ketimbang semprotan merica yang biasa digunakan polisi untuk menghadapi unjuk rasa.

Oleoresin capsicum berasal dari tanaman cabai dan merupakan bahan aktif utama yang digunakan untuk semprotan merica.

Sejumlah korban mengaku diberitahu bahwa mereka bakal mengikuti acara "tantangan mengkonsumsi makanan pedas" dan ditawari minum bir agar membuat mereka mau terlibat di dalamnya, sementara lainnya tak menyadari makanannya sudah diracuni.

Apa yang terjadi pada korban setelah mengonsumsi makanan beracun?

Setelah mengkonsumsi makanan itu, mereka mengalami reaksi seperti kejang-kejang, kesulitan bernapas dan muntah, kata kejaksaan setempat.

Cable ditangkap bulan lalu dan menghadapi delapan tuduhan memberi racun, dan bakal menghadapi tuntutan lainnya karena salah-seorang korban berusia lanjut.

Dia juga dituduh menjadikan target anak di bawah umur dalam serangan tersebut.

Otoritas di Orange County telah meminta masyarakat agar membantu mengidentifikasi para korban atau ada kemungkinan ada tersangka lainnya.

Pada tahun lalu seorang YouTuber asal Spanyol dijatuhi hukuman 15 bulan penjara, setelah menipu seorang pria tunawisma untuk memakan biskuit Oreo yang diisi dengan pasta gigi.