Buronan mafia ditangkap gara-gara muncul dalam acara memasak di YouTube

A man being led away by police

Sumber gambar, Reuters

Pelarian seorang buronan gangster Italia selama tujuh tahun berakhir gara-gara video memasak.

Kepolisian Italia dapat menjebloskan Marc Feren Claude Biart ke penjara setelah melihatnya di YouTube. Walau pria berusia 53 tahun itu sudah berupaya menyembunyikan wajahnya, dia tidak menyamarkan tato yang khas pada tubuhnya.

Biart yang dituduh sebagai anggota kelompok mafia 'Ndrangheta, ditangkap di Republik Dominika pada Rabu (31/03) dan kini telah diekstradisi ke Italia.

Sebagaimana dipaparkan dalam keterangan kepolisian, Biart hidup di Kota Boca Chica tanpa menarik perhatian.

Pria itu sudah menjadi buronan polisi sejak 2014, saat dituduh menyelundupkan kokain ke Belanda atas nama klan Cacciola dari kelompok mafia 'Ndrangheta.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar,

Biart dikembalikan ke Italia dengan penjagaan ketat.

'Ndrangheta dianggap sebagai salah satu kelompok kejahatan terorganisir terkuat di dunia mengingat mereka mengendalikan arus masuk kokain ke Eropa. Basis kelompok tersebut berada di Calabria, Italia.

Sosok yang ditengarai sebagai pimpinan klan itu adalah Luigi Mancuso, 66, atau yang dikenal dengan sebutan 'sang Paman'. Julukan lainnya adalah 'si Serigala', 'Gendut', dan 'Pirang".

Mereka semua kini menghadapi sidang mafia terbesar di Italia sejak beberapa dekade terakhir.

Ada sebanyak 355 anggota mafia dan pejabat korup yang didakwa melalui investigasi panjang terhadap kelompok 'Ndrangheta.

Sedemikian banyaknya orang yang dituduh terlibat, perlu lebih dari tiga jam bagi hakim untuk membacakan nama-nama terdakwa pada sidang praperadilan, sebut kantor berita AFP.

Nama-nama yang didakwa melakukan kejahatan pembunuhan, peredaran narkoba, pemerasan, dan pencucian uang.

Lebih dari 900 saksi diperkirakan bakal memberikan bukti-bukti dalam persidangan yang dibuka pada Januari lalu dan bakal berlangsung dua tahun.