Rekening hotel putra Gaddafi hampir Rp 5 miliar

Muammar Gaddafi
Image caption Pemerintah Libya pernah membayar rekening putra Muammar Gaddafi.

Pengadilan di Italia memerintahkan putra ketiga pemimpin Libya, Muammar Gaddafi, membayar tagihan rekening hotel tahun 2007 senilai US$ 494.000 atau sekitar Rp 5 miliar.

Saadi Gaddafi digugat oleh sebuah hotel di kawasan Riviera, seperti dilaporkan surat kabar Corriere della Serra.

Dia menyewa sebuah ruangan mewah yang mahal untuk dirinya dan pengawalnya sekitar sebulan pada musim panas 2007.

Corriere della Serra melaporkan Saadi Gaddafi juga menghibur beberapa tamunya di hotel tersebut.

Pemerintah Libya sebelumnya dilaporkan pernah juga membayar rekening atas nama Saadi.

Pemain sepakbola

Saat itu Saadi -yang merangkap sebagai pemain sepak bola dan pengusaha- sudah mendekati masa akhir kontraknya dengan klub sepakbola Sampdoria di Genoa.

Sampdoria mengontrak putra ketiga pemimpin Libya tersebut untuk musim tanding 2006-2007 walau tidak pernah diturunkan satu kali pun.

Saadi Gaddafi dilaporkan meninggalkan hotel tanpa membayar rekening namun meninggalkan sebuah mobil jenis sport utility yang diparkir di hotel.

Hotel Grand Excelsior kemudian mengirim rekening ke Kedutaan Besar Libya di Roma, yang sebelumnya pernah membayar rekening atas nama Saadi Gaddafi.

Namun hotel mendapat informasi bahwa pembayaran tagihan rekening harus mendapat persetujuan lebih dulu dari pemerintah Libya.

Tampaknya pihak hotel tak sabar menunggu tanpa kepastian dan memutuskan untuk mengambil langkah hukum.