Chavez gali kerangka Simon Bolivar

Image caption Presiden Chavez duga Simon Bolivar meninggal karena dibunuh

Berita soal Presiden Venezuela yang eksentrik Hugo Chavez nampaknya tidak ada habisnya. Kali ini Chavez memerintahkan pembongkaran makam pahlawan Amerika Latin Simon Bolivar yang meninggal dunia tahun 1830 di Kolombia.

Pembongkaran ini dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian sang pahlawan nasional ini. Sebab, Chavez menduga, Bolivar meninggal dunia karena pembunuhan. Selama ini, penyebab kematian Simon Bolivar adalah penyakit TBC.

"Merupakan sebuah kejadian bersejarah saat ini. Kita bisa melihat kerangka dari Bolivar yang hebat," kata Chavez lewat akun Twitternya.

"Kerangka ini pasti milik Bolivar, karena semangatnya bisa dirasakan. Hidup Bolivar," tambah Chavez.

Penemuan penting

Lebih dari 50 pakar termasuk polisi kriminal dan ahli patologi forensik meneliti kerangka itu untuk memastikan apakah Bolivar menjadi korban sebuah konspirasi jahat dan bukan korban sebuah penyakit.

"Kami mendapati sebuah temuan penting yang akan segera diumumkan jika waktunya sudah tepat," kata Jaksa Agung Vanezuela, Luisa Ortega Diaz.

Image caption Simon Bolivar menurut pelukis Kolombia Ricardo Acevedo Bernal

Pembongkaran makam Bolivar ini dilakukan setelah Kolombia menuding Venezuela memberikan wilayahnya untuk melindungi para pemberontak FARC dan ELN yang berhaluan kiri. Chavez dengan tegas menolak tudingan tetangganya itu.

Hubungan antara Presiden Chavez yang sosialis dan pemerintahan konservatif Kolombia selama dua tahun terakhir terus memburuk.

Simon Bolivar dikenang sebagai tokoh pembebas setelah memimpin revolusi kemerdekaan Venezuela dan beberapa negara Amerika Latin menentang Spanyol pada abad ke-19. Dia juga adalah Presiden Venezuela tahun 1813-1814 dan 1819, Presiden Bolivia Agustus-Desember 1824, Presiden Peru 1824-1827 serta Presiden Kolombia 1819-1830.

Presiden Chavez selalu mengklaim bahwa semangat Simon Bolivar yang selalu menjadi inspirasinya. Meski sejumlah sejarawan berpendapat, jika masih hidup Bolivar tidak akan setuju dengan politik sosialis yang dijalankan Presiden Chavez.