'Keledai terbang' diselidiki polisi

Keledai 'terbang' rusia
Image caption Keledai 'diterbangkan'untuk sebuah iklan menarik wisatawan ke pantai

Polisi di Russia selatan menyelidiki tudingan kasus penyiksaan terhadap hewan setelah sebuah tim pembuat iklan menerbangkan keledai dengan parasut, demikian dilaporkan sebuah media Rusia.

Keledai itu diterbangkan ke udara oleh seorang wirausahawan yang berharap agar masyarakat tertarik mengunjungi pantai milik pribadinya.

Saksi mata di dekat Laut Azov di wilayah Krasnodar mengatakan keledai itu terus meringkik ketakutan.

Keledai itu lalu mendarat di air dan ditarik ke pantai, kata polisi setempat.

"Keledainya meringkik dan anak-anak menangis ketakutan," kata juru bicara kepolisian wilayah setempat Larisa Tuchkova kepada kantor berita AFP.

"Tidak ada yang cukup waras untuk memanggil polisi."

Yang terjadi justru orang-orang yang melintas memotretnya dan menghubungi koran lokal tambah Tuchkova.

"Diterbangkan ke udara begitu tingginya sampai anak-anak yang ada di pantai menangisi ketakutan dan bertanya pada orangtuanya: 'Kenapa ada orang mengikat seekor anjing dengan parasut?'," demikian ditulis koran Taman pekan lalu.

"Keledai itu lalu didaratkan dengan kejam: ditarik beberapa meter dari air setelah itu hewan malang itu dikeluarkan dari air dalam keadaan setengah hidup di pantai," ulas artikel itu.

Polisi mulai menyelidiki insiden ini, terjadi di desa Golubitskaya, setelah beritanya disiarkan secara nasional Selasa (20/07) kemarin.

Pemilik usaha yang membuat iklan itu terancam hukuman akibat penyiksaan binatang, kata kantor berita RIA-Novosti.

Iklan itu juga dikritik oleh lembaga amal untuk kesejahteraan hewan Brooke di Inggris, yang diketuai oleh Duchess of Cornwall.

"Brooke sangat marah melihat perlakuan kejam dan tak bertanggungjawab yang dilakukan oleh orang-orang di belakang 'iklan' ini," kata Kimberly Wells, seorang anggota dewan penasehat Brooke.