Uang saku bocah Inggris merosot

pound bank note in the pocket
Image caption Masih banyak bocah Inggris menyisihkan uang saku mereka

Kesulitan ekonomi yang melilit Inggris dan memaksa pemerintah memangkas anggaran tampaknya mempengaruhi kehidupan anak-anak di sana.

Dan jika orang tua mengalami kesulitan untuk menyiasati pengetatan angaran maka mereka dianjurkan bertanya kepada anak mereka.

Soalnya, uang saku bocah Inggris merosot, kata hasil survei yang dilakukan oleh salah satu bank di Inggris, Halifax.

Besaran rata-rata uang saku mingguan turun dari £6,24 per pekan tahun lalu menjadi £5,89 per pekan tahun ini, kata hasil survei bank tersebut terhadap anak usia delapan hingga 15 tahun.

Kali terakhir uang saku bocah Inggris berada di bawah £6 (sekitar Rp 84.000) tercatat pada 2004, dan angka saat ini jauh lebih rendah dibanding 2005, yaitu £8,37.

''Melihat anak-anak masih menabung, meski uang saku mereka berkurang, membesarkan hati,'' kata Flavia Palacios Umana, manajer produk tabungan di Halifax.

"Mengajar anak-anak cara mengelola uang saku mereka adalah langkah besar pertama untuk membina kecermatan dalam mengurus keuangan pada anak-anak,'' ujarnya.

Selisih jenis kelamin

Survei Halifax melibatkan 1.204 anak dan salah satu temuan adalah bocah laki-laki rata-rata diberi uang saku 40 pence (£1 = 100 pence) lebih banyak dibanding bocah perempuan setiap minggu.

Bagaimanapun selisih uang saku antara kedua jenis kelamin saat ini jauh menyusut jika dibandingkan dengan kondisi tahun 2009 karena saat itu selisih uang saku mingguan anak laki-laki dan perempuan mencapai £1,30.

Anak-anak di wilayah Wales mendapat uang saku paling banyak, yaitu £7,77 per minggu.

Jumlah itu lebih besar dari uang saku rekan mereka yang tinggal di kota besar seperti London karena anak-anak London tahun ini diberi uang saku rata-rata £6,89 atau turun hampir £4 pound dari satu tahun sebelumnya.

Uang saku paling sedikit diberikan anak-anak di kawasan barat daya Inggris, yaitu £5,05 per minggu.

Menurut survei Halifax, bocah Inggris menabung sekitar 37% dari uang saku mereka -atau kurang lebih £ 2,15 seminggu.