Bekerja sambil berkuliah di restoran McDonald's

McDonald's
Image caption McDonald's gandeng universitas di Manchester untuk susun kurikulum

Tidak lama lagi para manajer jaringan restoran cepat saji McDonald's bisa bekerja dan berkuliah di tempat mereka bekerja.

McDonald's akan menawarkan program studi manajemen bisnis di Inggris, bekerja sama dengan Universitas Metropolitan Manchester.

Wakil Presiden Senior McDonald's, David Fairhurst, mengatakan skema ini akan mengubah miskonsepsi tentang para pegawai McDonald's.

"Selama ini orang menganggap para karyawan kami malas dan sombong," kata Fairhurst.

Ia menjelaskan studi selama dua tahun ini akan memfokuskan pada aspek-aspek operasional perusahaan. "Ini juga menunjukkan bahwa kami serius dalam mengembangkan kualitas karyawan," imbuhnya.

Diakui nasional

Universitas Metropolitan Manchester, sebagai mitra McDonald's, telah secara khusus menyusun kurikulum program studi manajamen bisnis, yang memungkinkan para manajer bisa berkuliah tanpa harus cuti dari perusahaan.

Program ini menggabungkan perkuliahan di ruang kelas, e-learning (belajar mandiri dengan bantuan teknologi informasi), dan pelatihan di tempat kerja.

"Dan ketika mereka selesai, gelar yang mereka dapatkan akan diakui secara nasional," papar Fairhurst.

Ia mengatakan McDonald's ingin menjadi pelopor perusahaan yang memberikan perhatian besar terhadap pendidikan bagi para karyawan.

Kesempatan berkuliah ini memang hanya diperuntukkan untuk para manajer, namun Fairhurst mengatakan 90% manajer McDonald's memulai karir sebagai pegawai biasa.

Di Inggris, McDonald's bukan perusahaan pertama yang menawarkan skema ini. Sebelumnya toko serba ada Harrods menawarkan kesempatan berkuliah bagi para karyawan, bekerja sama dengan Universitas Anglia Ruskin.