Tokelau akan mengikuti Samoa melompat garis waktu

Tokelau di Pasifik Selatan Hak atas foto Getty
Image caption Warga Tokelau akan kehilangan satu hari ketika melompat garis waktu.

Masyarakat Tokelau di Pasifik Selatan mengatakan akan melompat ke jalur di seberang garis waktu, mengikuti langkah yang sudah dilakukan Samoa.

Tokelau yang terdiri dari tiga pulau kecil yang berada di bawah pemerintahan Selandia Baru, berada kira-kira di tengah antara Hawaii dan pantai Australia.

Saat ini Tokelau berada di sebelah timur yang berarti 23 jam di belakang ibukota Selandia Baru, Wellington.

Jika melompat ke sebelah garis maka Tokelau akan bergabung dengan waktu di Selandia Baru dan masuk dalam kawasan-kawasan pertama yang memulai hari.

Pada Bulan Mei, Samoa mengumumkan keputusan untuk menyeberang garis waktu dari timur ke barat sebagai upaya untuk meningkatkan hubungan dengan mitra dagang terbesar mereka, Australia dan Selandia Baru.

Hilang satu hari

Lompatan waktu itu akan dilaksanakan pada 29 Desember tahun ini, dan kemungkinan besar Tokelau akan juga akan melakukannya pada waktu yang sama.

Jovilisi Suveinakama, manajer di Kantor Penghubung Tokelau di Samoa, mengatakan sangat logis jika mereka mengkaitkannya dengan Samoa.

"Samoa adalah jendela kami dalam pengertian ke luar dari dunia sehingga kami melihat logika untuk mengikuti hal yang sama yang sudah diputuskan Samoa."

Dengan masuk ke dalam waktu Selandia Baru, Tokelau akan lebih mudah berhubungan Wellington.

"Kami biasanya menghadapi situasi ketika Selandia Baru menelepon kami pada hari Minggu, tapi sebenarnya Senin bagi mereka, dan tidak akan ada di kantor kami yang akan menelepon mereka Jumat karena tidak ada orang di kantor berhubung hari Sabtu. Jadi akan melihat keutungan praktis dalam hal perubahan garis waktu ini."

Keputusan Samoa -dan Tokelau- untuk pindah garis waktu pada 29 Desember, yang berarti mereka akan kehilangan satu hari dan sudah bisa merayakan Tahun Baru bersama rekan satu wilayah waktunya yang baru, Selandia Baru.

Berita terkait