Karena norovirus, RS di Inggris tolak terima pengunjung

norovirus
Image caption Penderita norovirus akan mengalami muntah-muntah dan pusing.

Rumah-rumah sakit di Inggris tidak menerima pengunjung untuk mencegah penyebaran norovirus, virus yang menyebabkan muntah-muntah.

Banyak rumah sakit tersebut, di antaranya di Birmingham, Kent, Nuneton, dan Warwickshire, tengah merawat pasien-pasien yang terkena norovirus.

Badan Perlindungan Kesehatan (HPA) mengatakan hingga Desember ini telah tercatat 2.630 kasus, atau naik 72% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

HPA mengatakan tidak tahu persis mengapa terjadi kenaikan tajam serangan norovirus tahun ini.

"Kami belum mendapatkan indikasi mengapa penyebaran virus ini sangat besar kali ini," kata juru bicara HPA.

Ia menambahkan bahwa kenaikan atau penurunan tajam kasus norovirus sepanjang periode Oktober-April adalah sesuatu yang wajar.

Tidak dilaporkan

Menurut HPA, serangan virus ini akan mencapai puncaknya selama periode Januari-Maret.

Ia menjelaskan bahwa banyak orang tidak melaporkan telah terkena virus ini dan pihaknya menghitung dari satu kasus yang resmi, ada 288 kasus lain yang tidak dilaporkan.

Para pakar mengatakan virus ini sangat menular dan mereka yang terkena akan mengalami muntah-muntah, diare, kenaikan suhu tubuh, pusing, dan kram perut.

Biasanya gejala ini muncul selama dua atau tiga hari dan kemudian akan hilang dengan sendirinya. Untuk mencegah penularan, penderita diminta untuk tidak keluar rumah.

Para pakar juga mengatakan tidak ada efek jangka panjang dari norovirus.

Diperkirakan tahun ini virus tersebut menyerang sekitar 750.000 orang di Inggris.