Kenya sediakan US$14,5 M untuk 'kota silikon'

Kota Konza
Image caption Kota Konza terletak sekitar 60 kilometer dari ibukota Kenya, Nairobi.

Presiden Kenya meluncurkan proyek senilai US$14,5 miliar untuk membangun kota baru yang akan dijadikan sebagai pusat bisnis teknologi informasi.

Peluncuran ini merupakan pembangunan tahap pertama yang diharapkan akan menjadi 'lembah silikon' besar di Afrika atau disebut "Savana Lembah Afrika".

Presiden Mwai Kibaki melakukan peletakan batu pertama di Konza, pemukiman kecil di selatan Nairobi.

Pembangunan kota teknologi di Konza diperkirakan akan memakan waktu sekitar 20 tahun.

Pemerintah berharap pembangunan ini akan membuka lapangan kerja sebanyak 20.000 di sektor teknologi informasi sebelum tahun 2015, dan lebih dari 200.000 lapangan kerja sebelum tahun 2030.

"Ini diharapkan akan mempercepat perdagangan dan investasi dalam jumlah besar dan juga menciptakan ribuan kesempatan kerja bagi generasi muda Kenya di sektor teknologi informasi," kata President Mwai Kibaki.

Laporan-laporan menyebutkan ketika rencana pembangunan diumumlan setelah pemilihan umum lalu, harga tanah dan properti di Konza dan sekitarnya langsung meroket.

Situs informasi Konza menyebutkan kota Konza diharapkan akan menarik berbagai bisnis antara lain bisnis alih daya, pengembang piranti lunak, pusat data, dan pusat layanan pelanggan.

Kampus dengan fokus penelitian dan teknologi, hotel, perumahan, sekolah, dan rumah sakit juga akan dibangun di kawasan itu.

Berita terkait