Dituduh punya ilmu sihir, dua perempuan akan dibakar

Pembakaran perempuan di PNG
Image caption Polisi meminta masyarakat tidak main hakim sendiri.

Kepolisian Papua Nugini mengatakan aparat keamanan berhasil menyelamatkan dua perempuan yang akan dibakar oleh massa karena dituduh mempunyai ilmu sihir.

Seorang polisi setempat, Teddy Tei, mengatakan dua perempuan tua tersebut dituding berada di balik kematian seorang anak perempuan berusia delapan tahun di kota Mount Hagen.

Namun Teddy Tei mengatakan polisi percaya anak tersebut sebenarnya diperkosa dan dibunuh oleh dua tersangka yang diketahui identitasnya.

Kedua tersangka berada di tengah kerumunan orang yang mengikat dua perempuan yang akan dibakar tersebut.

Tei mengatakan polisi bergerak cepat ke lokasi kejadian setelah menerima informasi dari seorang saksi mata.

Dua perempuan berhasil diselamatkan dan sejauh ini aparat keamanan telah menangkap 20 orang terikait upaya pembakaran dua perempuan pada Senin (11/02).

Peristiwa ini terjadi beberapa hari setelah seorang perempuan muda dibakar hidup-hidup oleh kerumunan orang yang marah karena dituduh mempunyai ilmu sihir di kota yang sama.

Polisi menyerukan kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri terhadap orang-orang yang dicurigai mempunyai ilmu sihir.

Banyak warga Papua Nugini masih percaya pada ilmu sihir dan mereka tidak bisa menerima alasan bahwa kemalangan atau kematian disebabkan oleh hal-hal alami.

Berita terkait