Jepang memutuskan masuk ke TPP

Shinzo Abe
Keterangan gambar,

Shinzo Abe mengatakan Jepang akan tertinggal bila tidak mengikuti perdagangan bebas.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengumumkan negara itu ingin bergabung ke dalam perundingan perdagangan bebas Trans-Pacific Partnership (TPP) atau Kemitraan Trans-Pasifik.

"Saya memutuskan untuk bergabung dalam perundingan TPP, Trans-Pacific Partnership," kata Abe dalam konferensi pers di Tokyo, Jumat (15/03).

"Apa yang dituju TPP adalah menjadikan Lautan Pasifik sebagai lautan di mana barang, jasa dan investasi bebas bergerak," tambah PM Jepang.

Lebih lanjut Abe menuturkan bahwa negara-negara yang perekonomiannya berkembang pesat di Asia membuka ekonomi masing-masing.

"Ini adalah kesempatan terakhir kita. Kalau kita kehilangan peluang ini maka Jepang akan tertinggal," kata Abe.

Bilateral

Upaya Jepang untuk turut dalam perundingan bebas TPP diperkirakan memerlukan waktu lama.

Pasalnya, sebagai langkah awal Jepang harus mengadakan pertemuan bilateral dulu dengan anggota-anggota yang ada.

Masuknya anggota baru juga harus disetujui oleh semua negara anggota berdasarkan konsensus.

Perundingan kesepakatan perdagangan bebas di kawasan Pasifik yang dipimpin Amerika Serilkat ini dijadwalkan akan rampung sebelum akhir tahun 2013.

Amerika Serikat dan 10 negara anggota lainnya bahkan berharap kesepakatan bisa diteken bersamaan dengan KTT APEC di Bali pada Oktober mendatang.

Selain Amerika, negara-negara yang masuk ke dalam TPP adalah Australia, Brunei, Kanada, Cile, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Singapura, dan Vietnam.

Cina tidak masuk anggota TPP dan menurut sejumlah kalangan, kemitraan Trans-Pasifik ini digalang oleh Amerika Serikat untuk meredam pengaruh ekonomi Cina.