Rowling marah nama aliasnya diungkap

JK rowling
Image caption JK Rowling mengaku menulis dengan nama samaran merupakan pengalaman yang 'membebaskan'.

JK Rowling mengatakan dia merasa sangat marah setelah tahu bahwa nama samarannya, Robert Galbraith, telah dibocorkan oleh sebuah perusahaan hukum.

Pengarang buku Harry Potter ini diungkap sebagai penulis novel kriminal The Cuckoo's Calling di mingguan The Sunday Times.

Dia mengetahui bocornya rahasia itu dari perusahaan hukum Russells, perusahaan yang dia anggap "bisa diharapkan tentang urusan menjaga kerahasiaan".

"Saya merasa sangat marah bahwa kepercayaan saya kepada mereka ternyata salah. Ini lebih dari sekedar kecewa," kata Rowling dalam sebuah pernyataan.

"Hanya sedikit orang yang tahu nama samaran saya dan tidak menyenangkan rasanya untuk merasa heran berhari-hari, bagaimana seorang perempuan yang belum saya kenal sebelum hari Minggu malam, bisa menemukan fakta yang bahkan tidak diketahui teman-teman lama saya," papar Rowling.

Russells Solicitors mengatakan pihaknya meminta maaf sebesar-besarnya.

Melalui Twitter

Dalam pernyataan, mereka mengatakan istri dari pekerjanya, Chris Gossage, memberitahu kepada teman baiknya, Judith Callegari, bahwa Robert Galbraith adalah Rowling.

Perusahaan mengatakan rahasia itu diungkap dalam percakapan pribadi dan menambahkan bahwa tadinya diyakini rahasa itu tidak akan dibongkar.

Dikabarkan, Callegari kemudian mengungkapkan identitas Rowling kepada seorang wartawan Sunday Times melalui Twitter pada 9 Juli.

Russells melanjutkan, "Meskipun itu adalah kesalahan (Gossage) sendiri, pengungkapan itu dibuat secara rahasia kepada seseorang yang dipercaya secara implisit. Menyadari keadaan, kami segera memberitahu agen JK Rowling..."

Ada spekulasi bahwa pembocoran rahasia itu disengaja dan bagian dari upaya pemasaran novel tersebut.

Bagaimana pun Russells mengatakan, "Kami dapat memastikan bahwa kebocoran ini bukan bagian dari rencana pemasaran dan bahwa baik JK Rowling, agennya, atau penerbit sama sekali tidak terlibat."

Pengalaman membebaskan

The Cuckoo's Calling - dipercaya sebagai novel perdana Galbraith- menceritakan tentang seorang veteran perang yang menjadi detektif rahasia, Cormoran Strike.

Buku ini mendapat ulasan yang bagus saat pertama kali diterbitkan.

Buku ini terjual 1.500 kopi sebelum Rowling diungkap sebagai penulis, namun dalam beberapa jam, penjualan naik hingga 5.000 dan menempati penjualan paling laris di Amazon.

Ketika dia terungkap sebagai Galbraith, Rowling mengaku menulis di bawah nama samaran sebagai pengalaman membebaskan.

Dia mengeluarkan pernyataan yang mengatakan dia berharap untuk menjaga rahasia ini sedikit lebih lama tetapi menambahkan ini adalah pengalaman indah untuk mempublikasikan tanpa keriuhan dan harapan, dan kesenangan murni untuk mendapatkan umpan balik dengan nama yang berbeda.

Berita terkait