JK Rowling membuat anak suka membaca

JK Rowling

Penulis buku Harry Potter, JK Rowling, disebut sebagai salah satu pahlawan kesusastraan oleh sebuah lembaga amal di Inggris karena perannya dalam mendorong anak untuk suka membaca.

National Literacy Trust menobatkan sekitar 10 orang - baik orang terkenal maupun tidak - sebagai pahlawan kesusastraan karena bisa mengubah anak-anak menjadi pembaca buku.

Buku JK Rowling yang berjudul Harry Potter and the Philosopher's Stone sebelumnya pernah dinobatkan sebagai buku anak-anak paling disukai di Inggris.

Nama lain yang terpilih termasuk bintang serial komedi Happy Days, Henry Winkler, yang menderita disleksia. Winkler menulis buku tentang anak sekolah yang memiliki kesulitan belajar..

Selain itu, pustakawan, guru, dan siswa sekolah juga diberikan gelar pahlawan ini.

Pihak penyelenggara mengatakan tiap nama dipilih berdasarkan dampak yang mereka berikan terhadap komunitas baca dan peningkatan kemampuan menulis anak.

Kurangnya minat baca

Penghargaan juga diberikan bagi orang-orang yang telah mengatasi kesulitan personal mereka terkait kegiatan membaca.

Para pahlawan ini dinominasikan oleh publik dan dipilih oleh juri yang terdiri dari penulis Joanna Trollope, Cressida Cowell dan Dorothy Koomson, pengusaha Levi Roots, aktor Miles Jupp, dan kolumnis Lucy Mangan.

Direktur National Literacy Trust, Jonathan Douglas, mengatakan para pemenang memiliki "langkah inspiratif dan signifikan untuk meningkatkan kemampuan mereka sendiri atau menciptakan peluang positif bagi orang lain".

"Pahlawan kesusastraan dan panutan untuk membaca tidak pernah lebih penting dari pada saat ini ketika aktivitas membaca anak-anak menurun. Anak-anak saat ini kurang membaca dan memandang lebih negatif terhadap kegiatan membaca," katanya.

Berita terkait