Guru musik bantu komponis tuli Jepang

Mamoru Samuragochi Hak atas foto AFP
Image caption Mamoru Samuragochi ketika melakukan perjalanan ke Jepang barat Desember lalu.

Seorang guru musik di Jepang membeberkan bahwa ia adalah orang yang membantu penggubah lagu tuli ternama, Mamoru Samuragochi, memproduksi sebagian karya terbaiknya.

Guru paruh waktu Takeshi Niigaki mengatakan Mamoru Samuragochi membayarnya US$70.000 untuk menggubah lebih dari 20 karya selama hampir dua dekade.

"Saya adalah pelaku pembantu Samuragochi karena saya terus menggubah seperti yang diminta olehnya, meskipun saya tahu ia mengelabui orang," kata Niigaki dalam jumpa pers, Kamis (06/02).

Komposer Mamoru Samuragochi, 50, telah mengaku bahwa ia bukan satu-satunya pengarang karya-karya yang diterbitkan atas nama dirinya.

Samuragochi, yang disebut-sebut sebagai Beethoven dari Jepang, menggantungkan pada penggubah lain untuk menulis musik selama 20 tahun terakhir.

"Saya mengatakan kepadanya beberapa kali bahwa kami harus menghentikan semua ini, tetapi ia tidak pernah menyerah," jelas guru musik ini.

"Ia juga mengatakan akan melakukan bunuh diri bila saya berhenti menggubah untuknya."

Sertifikat

Niigaki, 43, memutuskan untuk membuka rahasia setelah mengetahui bahwa atlet skating Jepang, Daisuke Takahashi, akan menggunakan lagu Samuragochi di Olimpiade Musim Dingin di Sochi.

Menurutnya, ia khawatir atlet sekelas Takahashi akan dimanfaatkan untuk memperkuat penipuan yang dilakukan oleh Samuragochi dan dirinya.

Pengacara Samuragochi menyampaikan permintaan maaf atas "pengkhiatan" terhadap para penggemar.

Ia menambahkan kliennya tidak bisa tampil di depan umum karena "kondisi mentalnya terlalu labil".

Hari ini pengacara itu juga mengatakan yakin kliennya mempunyai masalah pendengaran dan mempunyai sertifikat yang mendukung kondisi itu.

Namun Takeshi Niigaki meragukan Mamoru Samuragochi

Berita terkait