Penjara untuk pastor penjual karya seni palsu di AS

Lukisan Damien Hirst Hak atas foto AFP
Image caption Salah satu lukisan Damien Hirst yang palsu adalah Spot, yang tekenal.

Seorang pastor di Amerika Serikat dihukum enam bulan penjaara karena mencoba menjual karya palsu seniman terkenal Inggris, Damien Hirst, kepada seorang polisi yang menyamar.

Kevin Sutherland -dari gereja Mosaik Miami Church di Florida- mengaku memiliki lima karya Hirst, termasuk lukisan dengan titik-titik berwarna yang menjadi salah satu ciri khas Hirst.

Jaksa penuntut menjelaskan di pengadilan bahwa rumah lelang Sotheby's sudah mengatakan kepada Sutherland karya tersebut mungkin palsu ketika mencari informasi tentang penjualan karya Hirst itu.

Pastor yang berusia 46 tahun tersebut akan mengajukan banding atas hukuman enam bulan penjara dan masa percobaan selama lima tahun.

Penasehat hukumnya, Sam Talkin, menyebut kejahatan yang dilakukan Sutherland sebagai 'satu kasus menyimpang' dari kehidupan yang taat hukum.

Namun jaksa menegaskan bahwa Sutherland tidak hanya berupaya untuk membuat lukisan yang dia ketahui palsu tapi mencoba menjualnya untuk mencari untung.

Image caption Damien Hirst merupakan seniman Inggris terkemuka dan sekaligus kolektor seni.

Dia pertama kali mendekati Sotheby's tahun 2013 dan akhir Januari 2014, studio Hirst di London -Science Ltd- memastikan karya-karya itu palsu.

Pada tanggal 31 Januari, dia mengirim email kepada seorang polisi yang menyamar untuk menawarkan kelima karya Hirst dengan harga US$185.000 atau hampir Rp2 miliar dengan menyebutnya sebagai karya asli.

Sutherland akhirnya ditangkap pada 7 Februari.