Kaisar Hirohito tidak mendukung perang melawan AS

hirohito Hak atas foto ap
Image caption Jenderal Douglas MacArthur dan Kaisar Jepang Hirohito, foto diambil pada tahun 1945.

Sebuah buku baru mengisyaratkan Kaisar Jepang zaman perang, Hirohito, memperingatkan untuk tidak berperang melawan Amerika Serikat.

Pernyataan ini tercantum dalam buku sejarah resmi masa kekuasaan kaisar,

Diperlukan waktu 24 tahun untuk membuat buku setebal 12.000 halaman dalam 61 seri ini.

Para pembayar pajak Jepang harus membayar US$2,2 juta agar rumah tangga kerajaan dapat memproduksinya.

Sejumlah pihak memandang Hirohito -yang meninggal pada tahun 1989- terlibat dalam aksi Jepang saat Perang Dunia Kedua.

Tetapi buku ini menyatakan tidak lama setelah Jepang menyerang kapal angkatan laut Amerika Serikat di Pearl Harbour pada tahun 1941, Hirohito memperingatkan komandan militer untuk tidak melakukan 'perang yang sembrono' yang akan membuatnya merasa 'sangat harus meminta maaf kepada nenek moyang kerajaannya'.

Dokumen-dokumen yang digunakan untuk merangkum catatan Hirohito termasuk informasi tentang bagaimana pasukan Jepang mengepung dan menyerang kota Nanjing, Cina, tetapi tidak merinci pembantaian warga sipil, lapor kantor berita Kyodo News.

Berita terkait