Mahasiswa Kolkata boikot kuliah untuk memprotes pemerkosaan

Protes menentang pemerkosaan Hak atas foto AP
Image caption Mahasiswa menggelar demonstrasi sejak 11 September.

Mahasiswa di kota Kolkata, India, memboikot kuliah sebagai bagian dari aksi terbaru menentang pemerkosaan yang dialami oleh seorang mahasiswi bulan lalu.

Mereka melakukan boikot setelah wakil rektor di perguruan tinggi ternama, Universitas Jadavpur, meminta bantuan polisi untuk membubarkan aksi duduk dan diam pada Selasa (16/0).

Aksi tersebut diadakan mahasiswa guna menuntut tindakan tegas terhadap para pelaku pemerkosaan yang diduga juga mahasiswa.

Wakil Rektor Abhijit Chakraborty beralasan ia dikepung mahasiswa dan harus diselamatkan pada saat itu. Namun mahasiswa menegaskan polisi bertindak brutal sehingga puluhan mahasiswa mengalami luka-luka.

Mahasiswa berjanji tidak akan kembali ke bangku kuliah sebelum wakil rektor mengundurkan diri, meskipun pemerintah telah memerintahkan penyelidikan atas dugaan serangan seksual terhadap mahasiswi pada 28 Agustus dan penyelidikan atas tindakan polisi.

Wartawan BBC di Kolkata Rahul Tandon melaporkan ruang-ruang kuliah di Universitas Jadavpur kosong.

"Ada mahasiswa berkeliaran tetapi mereka masih memboikot kuliah," jelas Tandon.

Boikot mahasiswa Universitas Jadavpur adalah aksi lanjutan dari protes yang telah berlangsung sejak 11 September.

Bahkan akhir pekan lalu jumlah pemrotes mencapai 25.000, jumlah tertinggi sejauh ini.

Berita terkait