Australia kehilangan satu dari 10 mamalia

bilby Hak atas foto science photo library
Image caption Macrotis lagotis salah satu mamalia asli daratan Australia.

Australia kehilangan satu dari 10 spesies mamalia asli dalam 200 tahun terakhir lewat apa yang disebut ahli lingkungan sebagai "bencana kepunahan".

Tidak ada satu negarapun yang mengalami tingkat kehilangan mamalia darat setinggi ini dalam jangka waktu selama itu, demikian dilaporkan para ilmuwan Charles Darwin University, Australia.

Penurunan ini terutama disebabkan serangan kucing liar dan serigala merah, yang berasal dari Eropa, kata mereka.

Kebakaran dalam skala besar untuk pengolahan lahan juga menimbulkan pengaruh yang sama, lapor wartawan BBC Helen Briggs.

Sebagai sebuah negara makmur dengan penduduk yang kecil jumlahnya, kehidupan alam Australia seharusnya cukup terlindung dari ancaman seperti hilangnya habitat.

Tetapi penelitian baru mamalia asli Australia yang diterbitkan pada Proceedings of the National Academy of Sciences mengisyaratkan skala masalahnya lebih serius daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Sejak tahun 1788, 11% dari 293 mamalia asli yang tinggal di darat telah punah, 21% terancam dan 15% hampir terancam.

Sementara kajian tersebut mengatakan mamalia laut nasibnya jauh lebih baik.

Berita terkait