Harta karun buku langka untuk Universitas Princeton

shakespeare folio Hak atas foto AP
Image caption Edisi folio pertama Shakespeare diterbitkan tahun 1623.

Enam alkitab yang pertama kali dicetak di dunia dan salinan empat edisi naskah pertama Shakespeare berada di antara harta karun buku-buku langka yang diwariskan kepada Universitas Princeton, Amerika Serikat.

William Scheide, seorang filantropi yang meninggal pada bulan November, menyumbangkan lebih dari 2.500 koleksi buku langkanya kepada alma maternya.

Hadiah yang bernilai US$300 juta (Rp3 triliun) itu merupakan yang terbesar yang diberikan kepada universitas tersebut sejauh ini.

"Akan ada penemuan baru dalam setiap dokumen dan volume," kata pengurus perpustakaan universitas Karin Trainer.

Koleksi yang diberikan termasuk juga salinan asli naskah Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat dan partitur musik yang ditulis tangan oleh Bach, Mozart, Beethoven, Schubert, dan Wagner.

Mengagumkan

Hak atas foto US National Archives
Image caption Salinan asli naskah Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat termasuk dalam koleksi yang diwariskan kepada Universitas Princeton.

Kakek Scheide, William Taylor Scheide, adalah seorang eksekutif di perusahaan minyak, yang memulai koleksinya pada tahun 1865 ketika berusia 18 tahun.

Putranya, John Hinsdale Scheide, meneruskan koleksi itu dan membangun sebuah perpustakaan di Titusville, Pennsylvania.

William Scheide dan istrinya Judy McCartin Scheide terus menambahkan berbagai hal ke koleksi itu sebelum Scheide meninggal.

"Koleksi ini merupakan perwujudan mimpi tiga generasi pencinta buku di keluarga Scheide," kata Judy, sang istri.

"Suami saya senang menunjukkan koleksi ini kepada orang-orang - khususnya para pemuda yang tidak pernah melihat hal-hal seperti ini sebelumnya, memberi mereka kesempatan menyentuh buku-buku itu dan mengalami apa yang disebutnya sebagai 'wow factor'."

Berita terkait