Masuk nominasi Oscar mempertinggi pembajakan

still alice Hak atas foto PA
Image caption Julianne Moore memenangkan penghargaan Aktris Terbaik di EE British Academy Film Awards untuk filmnya Still Alice. Film ini juga dinominasikan untuk Oscar dan banyak diunduh secara ilegal di internet.

American Sniper akan meraih penghargaan film terbaik sementara sutradara Birdman, Alejandro Inarritu, menjadi sutradara terbaik jika saja Piala Oscar ditentukan oleh tingkat pembajakan online, kata sebuah studi.

Studi menemukan bahwa film yang dinominasikan dalam salah satu kategori utama memiliki dampak besar pada pengunduhan film-film indie dan seni secara gelap.

Penelitian ini dilakukan oleh Irdeto, sebuah perusahaan Amerika Serikat yang menjual perangkat lunak untuk mengontrol pembajakan kepada sektor TV berbayar.

Irdeto menggunakan perangkat lunak crawler untuk memonitor pengunduhan melalui layanan berbagi peer-to-peer di seluruh dunia.

Sebagai bagian dari studinya, perusahaan itu membandingkan jumlah pembajakan seminggu sebelum nominasi dan seminggu sesudahnya.

Selma, Wild, American Sniper, Still Alice, dan Birdman mendapatkan peningkatan popularitas paling besar, dengan masing-masing terhitung lebih dari 100.000 kali pengunduhan.

Tidak selalu merugikan

Irdeto menyatakan nominasi Oscar dan liputan media mendorong banyak pengguna untuk mencari film-film itu di situs-situs ilegal.

Mereka juga melihat DVD yang biasanya dipakai menonton dan menilai oleh mereka yang memiliki suara dalam pemilihan Academy Awards, yang terkadang menjadi sumber berkas yang dibajak.

Hak atas foto Reuters
Image caption Clint Eastwood (kiri), dinominasikan untuk memenangkan Oscar sebagai sutradara terbaik dan Bradley Cooper sebagai aktor terbaik untuk film American Sniper.

Perusahaan ini mengakui bahwa tidak semua pengunduhan ilegal berarti kerugian penjualan, namun sangat merugikan untuk film-film yang tidak masuk kategori 'paling laku di pasar'.

"Oscar biasanya menjadi kurun waktu bagi film-film independen dan yang tidak masuk arus utama untuk mendapatkan pemasukan besar," kata Rory O'Connor, wakil ketua bagian penjualan Irdeto.

"Di masa lalu, film-film berkualitas tinggi semacam itu bisa didanai oleh mekanisme Oscar dengan menjangkau masyarakat yang lebih luas -distributor mungkin tidak memiliki anggaran belanja besar untuk mengiklankan film mereka pada putaran pertama, tapi mereka bisa ikut menumpang dalam kampanye media Oscar.

"Tetapi mekanisme itu sekarang sudah dirusak oleh pembajakan."

Berita terkait