Binatang laut semakin besar dalam ratusan juta tahun

paus Hak atas foto epa
Image caption Sisa paus Balaenoptera physalus di Italia, yang panjangnya sekitar 17 meter.

Binatang di laut secara rata-rata semakin besar ukirannya sejak periode Cambrian sekitar 541–485,4 juta tahun lalu, dan ini bukanlah suatu kebetulan.

Ini adalah temuan dari penelitian baru besar-besaran kehidupan laut di masa lalu dan sekarang, yang diterbitkan dalam jurnal ilmu pengetahuan.

Temuan tersebut menjelaskan adanya sebuah pola perkembangan ukuran tubuh, dan mengungkapkan binatang berukuran besar umumnya mendapatkan konsumsi makanan lebih baik di laut.

Dalam 543 juta tahun terakhir, rata-rata ukuran binatang laut naik hingga 150 kali.

Tampaknya ledakan kehidupan laut dalam berbagai bentuk di kisaran waktu tersebut sangat menentukan pembentukan binatang berukuran besar.

Saat ini makhluk terkecil di laut lebih besar 10 kali ketimbang sesama makhluk Cambrian lainnya, diukur dari volume jika dibandingkan dengan hewan laut bercangkang.

Sebagai pembanding, paus biru hari ini berukuran 100,000 kali lebih besar ketimbang sesama binatang Cambrian lainnya seperti hewan bercangkang.

Pemikiran bahwa seleksi akan kemungkinan menyeabkan keturunan binatang secara bertahap semakin besar bukanlah ide baru.

Hal ini dituangkan kedalam sebuah proposal berjudul Cope's rule, untuk mengenang ahli fosil asal Amerika, Edward Drinker Cope.

Ahli Palaentologi sejak abad ke 19 mencatat keturunan mamalia modern cenderung lebih kecil. Kuda misalnya, hanya sebesar anjing jika dibandingkan dengan nenek moyangnya Eohippus 50 juta tahun yang lalu.

Pola ini tidak sama terhadap seluruh binatang, Contohnya Dinosaurus semakin besar hingga mereka punah, tetapi spesies burung justru berevolusi menjadi lebih kecil dan ringan.

Dr Noel Heim, dari Universitas Stanford California, berencana membuktikan teori Cope's rule, apakah pandangan ini relevan terhadap kehidupan laut.

Berita terkait