Pelaku ancaman bunuh diri palsu di Facebook ditahan

Image caption Menurutnya, Facebook tak perlu terlibat dalam pencegahan bunuh diri

Seorang lelaki yang memampang ancaman palsu untuk bunuh diri di Facebook, telah ditahan dan dikirim ke rumah sakit jiwa selama hampir tiga hari.

Shane Tusch, 48, seorang tukang listrik serabutan dari San Mateo, California, mengatakan ia ingin menguji program pencegahan bunuh diri Facebook yang baru diperbaiki.

Tapi setelah mengancam untuk gantung diri dari Jembatan Golden Gate, seorang pembaca memberitahu polisi yang kemudian menangkapnya.

Tusch mengatakan ia tidak mendapat perlakuan manusiawi dan mengalami tes medis.

Facebook juga telah memblokir akunnya.

Bulan Februari lalu Facebook memperpanjang program pencegahan bunuh diri pada bulan Februari, yang memungkinkan pembaca untuk menandai posting yang menunjukkan seseorang mungkin berkecenderungan bunuh diri dan perlu mendapatkan bantuan dari para profesional terlatih.

Sesudah mendapat peringatan, Facebook akan mengontak orang yang berpotensi bunuh diri pada saat dia mengakses akunnya, dan menawarkan cara untuk mendapatkan bantuan.

Hak atas foto AFP
Image caption Pada pengguna yang dilaporkan berkecenderungan bunuh diri, Facebook bisa menawarkan bantuan ahli, atau melapor polisi.

Atau jika Facebook menganggap ada "ancaman segera," (untuk bunuh diri) mereka dapat menghubungi polisi setempat dan meminta mereka untuk melaksanakan pemeriksaan.

Pengecekan

Tapi Shane Tusch, yang menikah dengan dua anak, mengatakan bahwa pengalamannya menunjukkan bahayanya pendekatan media sosial itu.

"Facebook mesti menyerahkan pencegahan bunuh diri kepada keluarga dan sahabat," tulisnya di halaman Facebook-nya.

"Tidak ada checks and balances! Saya (dengan atindakan itu) hanya membuktikan keyakinan saya bahwa Facebook seharusnya tidak terlibat dalam hal (pencegahan bunuh diri) ini..."

Orang yang menandai posting "kecenderungan bunuh diri," hampir "sepenuhnya orang asing", tegasnya.

Image caption Ia mengaku ingin menguji program pencegahan bunuh diri Facebook

Ketua kelompok pemantau konsumen Consumer Watchdog, Jamie Court, setuju dengan keprihatinan Tusch dan menulis surat kepada pemilik Facebook Mark Zuckerberg, memintanya "menangguhkan program pencegahan bunuh diri sampai sepenuhnya melindungi hak-hak semua individu dan dilengkapi perlindungan terhadap penyalahgunaan."

Tusch mengatakan, sebelum memampang ancaman palsu bunuh diri itu, ia sudah tidak menggunakan Facebook selama dua tahun.

Facebook tidak segera memberikan tanggapan untuk kasus ini.

Berita terkait