#TrenSosial: Berebut pengaruh #DemiRembang di media sosial

rembang
Image caption Protes warga terkait pembangunan pabrik semen.

Wilayah Rembang di Jawa Tengah banyak dibicarakan di media sosial dalam beberapa pekan terakhir menyusul protes warga terhadap pembangunan pabrik semen.

Pembangunan pabrik di kawasan Kendeng dikhawatirkan akan 'menghabisi lahan pertanian dan mengancam ekologi daerah tangkapan air di kawasan karst Kendeng', yang menjadi sumber kehidupan para petani di Rembang, demikian lapor, Nonie Arni, wartawan di Semarang.

Dalam sebulan terakhir, ratusan warga dan aktivis rajin berkampanye di media sosial untuk meningkatkan kesadaran publik atas kasus ini.

Namun, aksi mereka dikritik oleh para pengguna yang mendukung pembangunan pabrik.

BBC Indonesia mencatat ada lebih dari enam tagar dipakai terkait kasus Rembang.

Satu yang paling populer adalah #RembangMelawan, digunakan lebih dari 37.600 kali dominannya untuk menyuarakan penolakan pabrik semen.

Image caption Media sosial banyak digunakan untuk berebut pengaruh dan menginisiasi gerakan sosial. (Data per 16 April 2015, pukul 18.00 WIB)

Sementara itu, kelompok propabrik semen menggunakan #rembangmelawanprovokator dan #rembangmelawanLSM. Mereka menuduh warga Rembang ditunggangi kepentingan para aktivis, namun jumlah kicauannya jauh lebih sedikt, total dipakai sekitar 2.000 kali.

Dua tagar lagi yang populer adalah #SaveRembang (lebih dari 26.000 tweet) dan #DemiRembang (lebih dari 19.600 tweet). Awalnya banyak dipakai oleh para aktivis namun kemudian dipakai juga oleh kelompok pro pembangunan pabrik.

Ditolak PTUN

Pada Kamis (17/04), Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang memutuskan tidak menerima gugatan warga Rembang terkait pembangunan pabrik dianggap kadaluwarsa.

Tim kuasa hukum PT Semen Indonesia Tbk Sadli Hasibuan mengatakan pembangunan pabrik semen justru bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan.

Namun Sukinah, warga Rembang, mengatakan akan terus berjuang menghentikan pembangunan pabrik.

"Saya tetap legowo. PTUN bukan satu-satunya jalan. Saya dan teman-teman yakin kebenaran akan muncul dan keyakinan saya tidak bisa dibeli dengan apapun," ujarnya.

Di media sosial, para aktivis juga ikut bersuara. "Bukan hanya #RembangMelawan. Perjuangan rakyat Kendeng (Rembang, Blora, Grobogan, Pati, Kudus) untuk #TolakPabrikSemen akan terus berlanjut," kata Kartika Jahja, seorang penyanyi dan aktivis dalam akunnya @kartikajahja.

"Tetap berjuang, tetap melawan. Salam lestari. #DemiRembang #RembangMelawan," kata @DamarJuniarto.

Berita terkait