Facebook resmi mengumumkan internet murah

netralitas internet Hak atas foto AFP
Image caption Pegiat di New Delhi, India, memprotes kebijakan yang dianggap bisa membahayakan netralitas internet.

Pendiri Facebook Mark Zuckerberg hari Senin (04/05) menyatakan akan memberi kesempatan kepada situs web dan jasa online untuk bergabung dengan skema 'internet murah' internet.org.

Pengumuman ini menyusul kecaman yang terjadi terhadap prakarsa ini.

Pihak penentang menyatakan hal ini akan melanggar netralitas internet, karena akan mendahulukan akses kepada situs web dan app tertentu saja.

Di New Delhi, India, pegiat mempertanyakan tawaran ini, sekaligus netralitas internet yang lebih luas.

Zuckerberg sendiri menyatakan bahwa menawarkan seluruh internet dengan gratis itu "tak bisa berkesinambungan".

"Dibutuhkan puluhan milyar dolar setiap tahun untuk menjalankan internet, dan tak ada operator yang bisa melakukannya, jika semuanya gratis," katanya dalam video yang ia pasang di situs internet.org.

"Namun hal itu dimungkinkan untuk membangun layanan dasar gratis yang lebih sederhana dan menggunakan sedikit saja data di telepon genggam yang murah," katanya lagi.

Internet.org mengizinkan pelanggan dari operator telepon mitra mereka untuk menggunakan layanan online tanpa biaya tambahan.

Sejak 2014, proyek ini telah diluncurkan di Zambia, India, Colombia, Guatemala, Tanzania, Kenya, Ghana, Filipina dan Indonesia.

Berita terkait