'Pembalap' Ferrari-Lamborghini di Cina dipenjara

Lamborghini Hak atas foto AFP
Image caption Kecelakaan yang melibatkan dua mobil mewah Lamborghini dan Ferrari terjadi pada 11 April.

Dua anak muda Cina yang adu cepat dengan menggunakan Ferrari dan Lamborghini dan mengalami kecelakaan, masing-masing dihukum empat dan lima bulan penjara.

Selain mendekam di penjara, Yu Muchun (20 tahun) dan Tang Wentian (21 tahun) juga diharuskan membayar denda 18.000 yuan atau sekitar Rp38 juta, kata kantor berita resmi Cina, Xinhua.

Yu dan Tang memacu kendaraan sports mewah di Datun Road Tunnel, terowongan di pusat kota Beijing pada 11 April.

Selama persidangan terungkap keduanya memacu dengan kecepatan 179 kilometer/jam ketika dua kendaraan ini tak bisa lagi dikendalikan dan akhirnya menabrak pagar pembatas dan dinding terowongan.

Seorang penumpang wanita di Lamborghini mengalami retak di bagian tulang belakang.

Anak pejabat tinggi?

Hak atas foto AFP
Image caption Mobil Lamborghini dan Ferrari rusak parah dan seorang penumpangnya mengalami retak di bagian tulang belakang.

Yu dan Tang mengaku bersalah dan tak mengajukan banding atas vonis hakim.

"Saya telah membuat kesalahan, memberi contoh yang buruk bagi masyarakat, dan juga melukai keluarga dan teman-teman," kata Tang yang mengendarai Lamborghini.

Polisi ketika itu mengatakan dua pengendara berusia 20 tahun dan tak memiliki pekerjaan, memicu spekulasi bahwa keduanya adalah anak dari pengusaha kaya atau pejabat tinggi.

Keluarga Tang membantah spekulasi ini dengan mengatakan Tang membeli Lamborghini setelah meraup keuntungan besar dari pasar saham sementara Yu disebut-sebut hanya menyewa Ferrari.

Kecelakaan terjadi bertepatan dengan pemutaran film Fast and Furious 7 di negara tersebut.

Berita terkait