Rencana yoga di sekolah India ditentang

Yoga Hak atas foto AP
Image caption India akan memimpin di Hari Yoga Internasional pada 21 Juni mendatang.

Para ulama Islam di India mengatakan akan melancarkan kampanye melawan rencana pemerintah untuk menjadikan yoga sebagai kewajiban di sekolah-sekolah.

Anggota Badan Hukum Muslim India, AIMPLB -yang memberi arahan dalam masalah agama kepada masyarakat- mengatakan latihan yoga yang membuat anak-anak berpose dan menghormat kepada matahari bertentangan dengan ajaran agama.

Pemerintah pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi dari partai BJP -yang beraliran nasionalis Hindu sedang mengupayakan agar yoga dijadikan sebagai kebudayaan nasional.

Namun para penentangnya berpendapat langkah itu akan mengasingkan para penduduk yang tidak beragama Hindu.

"Surya namaskar (salah satu posisi dalam yoga) seharusnya tidak menjadi kewajiban di sekolah-sekolah pemerintah karena Islam hanya sujud kepada Allah," tutur Maulana Wali Rahmani, anggota Komite Eksekutif AIMPLB kepada situs internet The Hindi.

Laporan-laporan menyebutkan pengantar untuk mewajibkan yoga di sekola-sekolah itu sudah disiapkan dan pelajaran yoga juga akan ditawarkan gratis kepada sekitar tiga juta pegawai negeri India dan keluarganya.

India akan memimpin acara Hari Yoga Internasional yang jatuh pada tanggal 21 Juni dengan sekitar 35.000 hingga 40.000 orang melakukan yoga di Rajpat, jalan utama di ibu kota Delhi.

Perdana Menteri Narendra Modi rencananya akan ikut dalam acara yoga massal tersebut.

Berita terkait