Wanita India tanpa toilet memiliki risiko kesehatan kehamilan

India Hak atas foto AFP
Image caption Sebanyak 60% responden mengaku tidak punya akses atas toilet dalam masa tiga bulan pertama kehamilan.

Sebuah studi di India menyimpulkan perempuan hamil yang tidak menggunakan toilet memiliki risiko lebih tinggi untuk melahirkan secara prematur atau keguguran.

Para peneliti mewawancarai 670 perempuan di Orissa, negara bagian dengan tingkat rumah tangga tanpa toilet yang tertinggi di India bersama negara bagian Jharkand.

Di beberapa rumah di Orissa, walau memang ada toilet namun jarang digunakan.

Sebanyak 60% responden mengaku tidak punya akses atas toilet dalam masa tiga bulan pertama kehamilan dengan 40% hidup di rumah yang punya toilet, namun lebih dari setengahnya jarang menggunakan toilet itu atau hanya beberapa kali dalam seminggu.

Badan Kesehatan Dunia, WHO, melaporkan lebih dari 500 juta warga India masih membuang kotoran di tempat terbuka.

Hasil penelitian terbaru ini diterbitkan oleh jurnal kesehatan yang berbasis di Amerika Serikat, PLOS Medicine, dengan kesimpulan buang kotoran di tempat terbuka 'memiliki hubungan signifikan' dengan tingginya tingkat prematur dan keguguran.

Hak atas foto AFP
Image caption PM Narendra Modi merencanakan setiap rumah memiliki toilet pada tahun 2019.

"Analisis data kami memperlihatkan bahwa perbaikan sanitasi merupakan hal yang amat penting selama kehamilan," jelas Pinaki Panigrahi, salah seorang peneliti dari Universitas Nebraska.

India memiliki tingkat prematur yang tertinggi di dunia dengan jumlah 3,5 juta diikuti oleh Cina dengan jumlah 1,17 juta.

Perdana Menteri Narendra Modi sudah menempatkan peningkatan sanitasi di India sebagai salah satu prioritasnya, antara lain dengan sasaran setiap rumah memiliki toilet pada tahun 2019.

Berita terkait