Foto-foto menunjukkan gunung es di Pluto

Hak atas foto Reuters
Image caption Foto terbaru menunjukkan bukti bahwa di permukaan Pluto ada gunung dan aktivitas geologi yang aktif mirip seperti Pegunungan Rocky

Foto dengan resolusi tinggi yang dikirim oleh pesawat NASA New Horizons menunjukkan bahwa Pluto memiliki gunung-gunung es yang tingginya kurang lebih sama seperti Pegunungan Rocky di Amerika Utara dan Kanada.

Foto-foto tersebut juga menunjukkan adanya aktivitas geologi di Pluto dan bulannya, Charon.

Pada Rabu (15/7), ilmuwan menunjukkan foto-foto pertama yang diterima oleh New Horizons seusai pemantauan bersejarah terhadap planet kerdil itu.

Tim ilmuwan juga menamai kawasan berbentuk hati di sekitar Pluto sesuai nama penjelajah, Clyde Tombaugh.

Pesawat luar angkasa itu melewati Pluto pada Selasa (15/7), mendekat sampai jarak 12.500 km, dan mengumpulkan sejumlah besar data.

Seratus juta tahun

Ilmuwan misi tersebut, John Spencer, mengatakan kepada wartawan bahwa gambar pertama permukaan Pluto menunjukkan wilayah yang sudah melalui proses geologi - seperti aktivitas vulkanisme - dalam 100 juta tahun terakhir.

"Kami belum menemukan satu pun cekungan kawah di foto. Artinya, permukaan ini pasti masih sangat baru," katanya.

Geologi yang aktif butuh sumber panas. Sebelumnya, aktivitas serupa hanya terlihat di bulan-bulan penuh es, yang terjadi karena "gelombang panas" akibat interaksi gaya gravitasi dengan planet utama yang besar.

"Ternyata gelombang panas tak dibutuhkan untuk memulai aktivitas geologi di dunia yang penuh es. Ini adalah temuan penting yang baru kami ketahui pagi ini," kata Spencer.

Alan Stern, kepala ilmuwan misi ini berkomentar: "Kini kita tahu ada planet kecil yang terisolasi yang menunjukkan aktivitas setelah 4,5 miliar tahun."

Menurut Stern, penemuan ini akan "membuat banyak ahli geofisika untuk memulai lagi dari nol".

Mirip pegunungan Rocky

Gambar yang sama menunjukkan adanya pegunungan di kawasan berbentuk hati itu dengan ketinggian mencapai 3300 meter.

Anggota tim penelitian membandingkannya dengan Pegunungan Rocky di Amerika Utara.

John Spencer mengatakan bahwa lapisan metana, karbon monoksida, dan es nitrogen yang tipis di permukaan Pluto tak cukup kuat untuk membentuk pegunungan.

Maka, kemungkinan gunung terbentuk dari bebatuan es-air Pluto, katanya.

Hak atas foto Reuters I Nasa
Image caption Dari jarak dekat, Charon terlihat memiliki ngarai sedalam 6,4-9,6 km

"Suhu es-air di Pluto cukup kuat untuk membentuk gunung-gunung besar," jelasnya.

Gunung api es

Lapisan tipis nitrogen dan zat-zat tak stabil lainnya di atas bebatuan es-air Pluto itu adalah hal yang menarik, kata Stern.

Karena, atmosfer Pluto yang lemah dan sebagian besar terdiri dari nitrogen sering menghilang ke ruang angkasa, lanjutnya.

Baru-baru ini, Spencer menulis studi akademik bersama koleganya, Kelsi Singer, tentang prediksi skenario tersebut.

"Saya dan Kelsi memprediksi bahwa jika kami melihat topografi curam di Pluto dengan lapisan yang tak stabil, pasti ada aktivitas internal yang bersifat mengumpulkan nitrogen lewat gunung api es (cryo-vulcano) atau kolam air panas (geyser) atau proses lain yang aktif sampai sekarang di planet ini," kata kepala ilmuwan misi tersebut.

"Kami belum menemukan kolam air panas dan kami belum menemukan gunung api es, tapi bukti-bukti ini cukup kuat sehingga kami akan mencari keberadaannya."

Dalam kenangan Ilmuwan telah menamai kawasan berbentuk hati ini dengan nama Regio Tombaugh, sesuai nama ahli astronomi yang menemukan Pluto pada 1930.

Gambar Charon, bulan Pluto, dari jarak dekat memperlihatkan adanya ngarai sedalam 6,4-9,6 km dan menjadi bukti terjadi pergantian permukaan planet yang aktif.

"Awalnya saya pikir Charon akan memiliki permukaan yang tua dan tertutupi oleh kawah-kawah... Kami begitu terkejut ketika melihat gambar terbaru," kata Cathy Olkin.

"Dari timur laut sampai barat daya ada serangkaian tebing dan cekungan... Panjangnya kira-kira 965 kilometer di sepanjang bulan tersebut. Areanya sangat luas dan mungkin terjadi karena proses internal."

Kawasan yang gelap dan mencolok di sekitar kutub Charon bisa jadi adalah lapisan tipis materi berwarna kemerahan, katanya.

Secara tak resmi, area itu kini dinamai Mordor, seperti wilayah fiksi di Middle Earth dalam buku-buku Lord of the Rings karya JR Tolkien.

Bulan kecil Pluto

Foto terjelas pertama dari bulan kecil Pluto, Hydra, menunjukkan bentuk yang memanjang dengan permukaan yang sebagian besar terdiri dari es.

Selain itu, para ilmuwan juga menemukan perkiraan terbaik ukuran Hydra, 43 x 33 km.

"Hydra bukan planet," kata anggota tim Hal Weaver.

Foto itu tak tajam karena Hydra sangat jauh dan kecil; New Horizons memotret Hydra dari jarak 650 ribu km.

Foto-foto tersebut dikirim ke Bumi dalam dua kali transmisi data pada Rabu.

Image caption Permukaan Hydra sebagian besar terdiri dari es

Semua gambar yang terkirim berada dalam resolusi terbesar dari yang pernah kita lihat selama ini.

Tim misi ini menginstruksikan New Horizons hanya mengirim sebagian kecil dari data yang dibawanya.

Alasannya karena pesawat pemantau itu akan melanjutkan misinya, mengamati Pluto saat malam hari di sana.

Tujuan penelitian adalah terus memantau Pluto dalam dua rotasi lagi, atau 12 hari di Bumi.

Berita terkait