Jepang batalkan desain stadion Olimpiade 2020

zaha Hak atas foto afp getty
Image caption Disain Zaha Hadid dikecam karena perkiraan biaya pembangunan menjadi hampir dua kali lipat.

Pemerintah Jepang memutuskan untuk membuang desain kontroversial stadion Olimpiade dan Paraolimpiade Tokyo 2020.

Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan pemerintahannya akan "mulai dari permulaan".

Disain asli buatan arsitek Inggris, Zaha Hadid, dikecam karena perkiraan biaya pembangunan menjadi hampir dua kali lipat, mencapai US$2 miliar.

Abe mengatakan stadion baru tetap akan selesai pada waktunya.

Meskipun demikian, keterlambatan ini berarti stadion tidak akan siap dipakai untuk Piala Dunia Rugby 2019, dimana Jepang juga menjadi tuan rumah.

Hak atas foto afp getty

World Rugby menyatakan "sangat kecewa" dan "sangat memerlukan kejelasan rinci lanjutan".

Pejabat Jepang mengatakan kontrak dengan perusahaan arsitektur Zaha Hadid akan dibatalkan, dan rancangan baru akan dipilih dalam waktu enam bulan.

Zaha Hadid Architects menyatakan stadion yang dirancang perusahaan tersebut sebenarnya dapat dibuat secara hemat.

"Ini bukan kasus peningkatan biaya yang baru saja dilaporkan disebabkan rancangannya," kata perusahaan tersebut.

Berita terkait