Jumlah Harimau Benggala di Bangladesh turun

Harimau Benggala Hak atas foto AP
Image caption Saat ini diperkirakan terdapat sekitar 2.300 Harimau Benggala yang hidup di hutan.

Para pejabat Kehutanan di Bangladesh mengatakan sensus terakhir atas Harimau Benggala di Hutan Sundarban memperlihatkan jumlahnya menurun drastis.

Di hutan bakau terbesar di dunia itu, diperkirakan tinggal 100 Harimau Benggala masih hidup dalam wilayah Bangladesh dan 74 di hutan yang masuk India, berdasarkan survei dengan menggunakan kamera tersembunyi.

Penurunan itu amat pesat dibandingkan hasil sensus tahun 2004, yaitu sekitar 440 ekor.

Para ahli mengatakan penyebabnya antara lain perburuan liar walau membuka kemungkinan bahwa jumlah yang lebih sedikit ini pada satu sisi mencerminkan teknik survei yang lebih akurat.

Saat ini diperkirakan terdapat sekitar 2.300 Harimau Benggala yang hidup di hutan, sebagian besar di India dan Bangladesh namun ada juga yang hidup di Nepal, Bhutan, Cina, dan Myanmar dalam jumlah sedikt.

Angka global

Tapan Kumar Dey, petugas perlindungan satwa liar Bangladesh, mengatakan analisis kamera dari survei sepanjang setahun hingga April 2015 lalu menemukan jumlah Harimau Benggala antara 83 hingga 130, dengan rata-rata 106 ekor.

"Jadi plus minus, kita memiliki sekitar 106 harimau di Sundarban bagian kita. Itu angka yang lebih akurat," jelasnya kepada kantor berita AFP.

Dana Satwa Liar Dunia, WWF, mengatakan jumlah harimau di seluruh dunia menurun pada tingkat yang membahayakan. Pada tahun 1990 terdapat 100.000 ekor tetapi kini menjadi sekitar 3.200 ekor.

Berita terkait