Royal Dutch Shell akan rumahkan 6.500 karyawan

Shell Hak atas foto PA
Image caption Shell akan berhemat sebesar Rp84 triliun dari PHK massal ini.

Perusahaan minyak raksasa Royal Dutch Shell mengumumkan akan memangkas 6.500 pekerjaan sebagai bagian dari rencana penghematan atas jatuhnya harga minyak dunia.

Dengan pemangkasan itu, perusahaan dengan jumlah karyawan 94.000 orang ini akan menghemat ongkos produksi sampai £4 miliar atau sekitar Rp84 triliun.

Shell juga menyatakan akan memangkas anggaran investasi hingga US$30 miliar tahun ini, turun 20% dari tahun lalu.

Shell menyatakan "memperkirakan penurunan berkepanjangan" harga minyak bumi.

Kini, harga minyak bumi US$53 per barel, jatuh dari US$110 tahun lalu.

Pemimpin eksekutif perusahaan ini, Ben van Beurden, mengatakan, "Kami harus bertahan di dunia di mana harga minyak bumi akan terus rendah untuk beberapa saat, sementara melihat terus kemungkinan pemulihan."

Shell juga menjual 33% kepemilikan atas perusahaan Jepang, Showa, ke kelompok usaha petrokimia Jepang, Idemitsu, seharga US$1,4 miliar.

Mereka menyatakan telah menjual US$20 miliar aset perusahaan pada tahun 2014-2015, dan akan menjual aset lagi sebesar US$30 miliar antara 2016-2018.

Bulan April lalu, Shell mengumumkan pihaknya membeli perusahaan gas raksasa BG -perusahaan energi terbesar ketiga di Inggris- seharga £47 miliar, setara dengan Rp988 triliun.

Berita terkait