Bos situs selingkuh mundur

Hak atas foto PA
Image caption Sebagian besar pengguna situs selingkuh kaum yang sudah menikah itu adalah lelaki.

Pendiri dan pemimpin situs selingkuh Ashley Madison, Noel Biderman, mundur menyusul peretasan data yang berbuntut antara lain bunuh dirinya dua pengguna.

Dalam pernyataan perusahaan itu disebutkan, kepergian Biderman "merupakan yang terbaik bagi perusahaan."

Disebutkan, Suatu dewan manajemen akan mengambil alih kepemimpinan hingga CEO atau presiden direktur yang baru ditunjuk.

Beberapa waktu lalu, data lebih dari 33 juta akun pengguna situs selingkuh itu diretas.

"Kami melakukan tindakan aktif menyusul serangan terhadap bisnis kami dan privasi anggota kami oleh para kriminal. Kami akan terus memberikan akses ke platform unik kami bagi para anggota kami di seluruh dunia," pernyataan perusahaan itu menyembutkan.

Avid Life Media, perusahaan induk mereka di Kanada, menawarkan hadiah 500.000 dolar Kanada (sekitar Rp. 5miliar) bagi informasi tentang peretas Ashley Madison.

Data yang dicuri oleh kelompok yang menamakan dirinya Impact Team, mencakup juga 200.000 email milik Noel Biderman.

Hak atas foto AFP
Image caption "Menawarkan kesempatan baik bagi perempuan maupun laki-laki, untuk berselingkuh."

Peneliti keamanan Norwegia Per Thorsheim mengukuhkan keaslian email-email itu kepada BBC.

"Saya meneliti satu atau dua email dan saya bisa memverifikasi pengirim, penerima, domain dan segala sesuatunya, karenanya dipastikan email itu berasal dari dari inbox CEO (Noel Biderman)," katanya.

"Tidak ada keraguan tentang hal itu."

'Hidup ini pendek, berselingkuhlah'

Sebagian dari 33 juta pengguna situs perselingkuhan kaum yang sudah menikah itu mengambil langkah drastis terkait pembocoran data mereka.

Antara lain dua orang yang dilaporkan melakukan tindakan bunuh diri

Noel Biderman, mantan pengacara untuk bidang olahraga, meluncurkan website itu pada tahun 2001.

Slogan situs itu, 'Hidup ini pendek, berselingkuhlah.'

Saat itu ia mengatakan bahwa ia ingin menawarkan kesempatan yang sama baik bagi perempuan maupun laki-laki untuk berkencan di luar pernikahan mereka.

Namun wartawan dan pakar keamanan yang menjelajahi data yang dibocorkan peretas itu menyimpulkan, pengguna situs itu tampaknya kebanyakan kaum pria.

Avid Life Media, induk perusahaannya, juga memiliki situs-situs perkencanan lain seperti Cougar Life, Established Men, dan The Big and the Beautiful.

Berita terkait