Spesies baru mirip manusia ditemukan di Afrika Selatan

Homo naledi Hak atas foto JOHN HAWKS
Image caption Homo naledi diyakini hidup di Afrika tiga juta tahun yang lalu.

Para ilmuwan di Afrika Selatan menemukan sisa-sisa tulang spesies mirip manusia yang sebelumnya tak dikenal.

Mereka menemukan ratusan potongan dari 15 kerangka di satu gua di dekat Johannesburg.

Tidak ada tulang binatang yang ikut ditemukan dan para ilmuwan ini yakin tulang-tulang spesies mirip manusia ini "tidak tersapu" ke gua tersebut.

Mereka menyimpulkan bahwa gua ini difungsikan sebagai tempat pemakaman, yang membuka kemungkinan bahwa spesies ini mampu melakukan kegiatan yang bersifat ritual.

Spesies dengan ukuran otak kecil ini diberi nama naledi, yang dalam bahasa Sesotho berarti bintang, dan telah dikategorikan dalam kelompok "Homo", yang di dalamnya terdapat pula manusia modern.

Ini karena Homo naledi memiliki gigi-gigi yang lebih kecil, bentuk tengkongrak progresif, dan karakteristik kaki dan tungkai yang mirip dengan manusia modern.

Tapi volume otak Homo naledi kecil, hampir setara dengan volume otak gorila selain juga bentuk pinggang dan bahunya yang primitif.

Ketua tim ilmuwan yang menemukan Homo naledi, Profesor Lee Berger, mengatakan spesies baru ini mungkin saja adalah "jembatan" antara primata bipedal (primata yang berjalan atau bergerak dengan dua kaki) yang lebih primitif dan manusia.

Ia menambahkan Homo naledi hidup di Afrika sekitar tiga juta tahun lalu.

Berita terkait