SpaceX berhasil mendaratkan roket peluncur secara tegak

Roket Falcon 9 Hak atas foto Reuters
Image caption Roket Falcon 9 milik perusahaan swasta SpaceX mendarat kembali di Cape Canaveral, Florida.

Perusahaan swasta Amerika Serikat, SpaceX, mengatakan telah berhasil mendaratkan roket Falcon 9 dengan posisi vertikal di Cape Canaveral, Florida, pada Senin (21/12) malam, setelah meluncurkan muatan ke ruang angkasa.

Para pegawai dan teknisi SpaceX langsung bertepuk tangan secara meriah begitu roket setinggi 47 meter tersebut bisa mendarat dengan tegak.

Media playback tidak ada di perangkat Anda

Kesuksesan ini adalah pencapaian penting SpaceX untuk memanfaatkan kembali roket-roket peluncur dan pada saat yang sama memangkas biaya operasi pengiriman logistik atau satelit ke angkasa luar.

Falcon 9 mengirim 11 satelit komunikasi ke orbit, yang merupakan misi pertama SpaceX sejak versi roket terdahulu meledak setelah tinggal landas pada Juni lalu.

SpaceX menandatangani kontrak senilai US$1,6 miliar atau hampir Rp22 triliun dengan Badan Ruang Angkasa Amerika (NASA), untuk mengirim logistik ke Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS).

Hak atas foto Reuters
Image caption Misi roket Falcon 9 kali ini adalah membawa 11 satelit komunikasi ke orbit.

Perusahaan yang didirikan Elon Musk, pengusaha di balik mobil listrik Tesla, ingin merevolusi industri roket, yang selama ini merugi jutaan dolar karena komponen-komponen penting dari roket biasanya tak bisa dipakai setelah meluncurkan satelit.

Berita terkait