'Bunga bangkai' Sumatra mekar di Australia

Pengunjung mengerumuni bunga bangkai Hak atas foto Botanic Gardens of South Australia
Image caption Pengunjung mengantre untuk melihat dan mencium aroma bunga bangkai di taman botani Mount Lofty, Australia.

Bunga setinggi 2 meter, yang terkenal karena aromanya disebut mirip daging busuk, mekar di Australia.

Taman botani Mount Lofty di Australia Selatan telah merawat Amorphophallus titanum, lebih dikenal dengan nama Bunga Bangkai, selama 10 tahun.

Kurator hortikultura di taman botani, Matt Coulter, mengungkap bahwa benih tanaman tersebut didatangkan dari Sumatra.

Sekitar dua pekan lalu, bunga Amorphophallus mulai tumbuh, dan akhirnya mekar pada Senin (28/12).

Coulter mengatakan aroma bunga "yang mirip ikan busuk" itu sangat kuat.

"Ketika saya membuka pintu pagi ini, baunya hampir membuat saya pingsan, tajam sekali," ujarnya.

Hak atas foto Other
Image caption Umur bunga bangkai hanya 48 jam, setelah itu dia akan layu.

Namun Coulter mengaku sangat senang bunga itu mekar untuk pertama kali. Ia telah merawatnya selama delapan tahun.

"Ini fantastis. Tak pernah terpikir bunga ini akan mekar," katanya.

"Karena bunga ini datang dari Sumatra, kami menjaganya tetap hangat di musim dingin dan sejuk di musim panas, serta mempertahankan kelembapan agar tetap tinggi.

Bunga bangkai tidak dapat melakukan pembuahan sendiri. Aromanya menarik jenis lebah dan kumbang yang hidup di bangkai hewan.

Di alam, serangga tersebut akan membawa serbuk sari ke tanaman bunga bangkai yang lain.

Pengunjung telah antri untuk melihat - dan mencium - bunga bangkai sejak taman botani Mount Lofty buka pada hari Senin.

Mereka mendapatkan kesempatan langka, karena bunga itu akan layu dalam 48 jam.

Berita terkait