Kasus Ebola kembali muncul di Sierra Leone

Ebola sierra Hak atas foto AFP
Image caption Wabah Ebola telah menewaskan hampir 4.000 orang di Sierra Leone.

Kasus kematian akibat virus Ebola muncul lagi di Sierra Leone, beberapa jam setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa wabah tersebut berakhir Afrika Barat.

Seluruh wilayah Sierra Leone dinyatakan bebas dari virus Ebola pada tanggal 7 November 2015, sedangkan Liberia juga dinyatakan bebas dari virus tersebut pada hari Kamis (14/1).

Akan tetapi, virus Ebola muncul lagi awal pekan ini. Juru bicara pusat tes Ebola Sidi Yahya Tunisi mengatakan kepada BBC ada pasien yang meninggal di distrik Distrik Tonkolili.

Dia telah melakukan perjalanan ke sana dari Kambia, dekat perbatasan dengan Guinea.

Sejumlah tes yang dilakukan pada orang-orang yang meninggal di bagian utara Sierra Leone pun terbukti positif, seorang juru bicara pusat tes Ebola mengatakan kepada BBC.

Wartawan BBC Umaru Fofana di ibu kota Freetown mengatakan saat ini para pejabat kesehatan segera mencari orang-orang yang telah berhubungan dengan korban.

Sebanyak 4.000 orang telah meninggal karena virus Ebola di Sierra Leone, dan 11.000 orang di seluruh wilayah negara tersebut, sejak Desember 2013.

Liberia adalah negara terbaru yang menyatakan bahwa negara itu bebas terjangkit Ebola. Sebelumnya negara itu sudah mengumumkan dua kali, hanya infeksi itu muncul kembali.

Sebuah negara dianggap bebas dari penularan virus setelah lewat masa inkubasi selama 21 hari dan tes dinyatakan negatif untuk kedua kalinya.

Berita terkait