Terungkap, kebiasaan musik penduduk Cina

taylor swift Hak atas foto Reuters
Image caption Pemusik pop AS, Taylor Swift, pada konser "1989" di Shanghai, Cina, 10 November 2015.

Lebih 977 juta orang di Cina, atau 72% penduduk negara itu, mendengarkan musik setiap minggu, demikian menurut survei baru tentang kebiasaan mendengarkan musik di Cina.

Rata-rata konsumen Cina menikmati 16 jam musik setiap minggu, 66% pendengar menggunakan layanan streaming.

Angka tersebut berada di belakang Amerika Serikat, di mana 91% penduduk mendengarkan musik dengan rata-rata 24 jam per minggu.

Tetapi Cina memiliki dunia musik live yang sehat, dengan 57% penggemar musik mendatangi konser, sementara di AS sebesar 51%.

Data yang dihimpun perusahaan AS, Nielsen, tersebut memperlihatkan kesenjangan yang besar antara konsumen Cina yang kaya dengan penduduk berpenghasilan lebih rendah.

Secara keseluruhan, 83% konsumen berada mendengarkan musik paling tidak satu kali seminggu, dan lebih berkemungkinan menyukai musik pop, rock dan jazz.

Mereka membelanjakan US$139 atau hampir Rp2 juta untuk musik setiap tahun, sementara konsumen yang lebih miskin mengeluarkan US$18 atau kurang dari Rp250 ribu.

Nielsen memperkirakan belanja musik di Cina akan mencapai US$56 triliun dalam sepuluh tahun ke depan, dipicu oleh konsumen muda yang memiliki uang berlebih.

Berita terkait