Warga Pakistan pertama peraih Oscar adalah perempuan

Sharmeen Obaid Chinoy Hak atas foto AFP
Image caption Sharmeen Obaid Chinoy meraih Oscar tahun 2010 dan 2016 di kategori Dokumenter Terbaik (Subyek Pendek)

Sharmeen Obaid Chinoy kembali mencatat sejarah menjadi satu-satunya orang Pakistan yang meraih dua Piala Oscar.

Perempuan berusia 37 tahun ini merebut Piala Oscar dalam kategori Dokumenter Terbaik (Subyek Pendek) untuk filmnya yang berjudul A Girl in the River - The Price of Forgiveness.

Tahun 2010 dia sebenarnya sudah mencatat prestasi dengan meraih Oscar untuk filmnya Saving Face -juga dalam kategori sama- sebagai orang Pakistan pertama yang dianugerahi Oscar.

Namun kali ini untuk yang kedua kali, "Saya punya satu lagi," katanya ketika tampil di panggung saat menerima penghargaan film bergengsi ini, Minggu (28/02) waktu Amerika Serikat.

A Girl in the River merekam kisah tentang seorang perempuan berusia 18 tahun, Saba, yang ditembak keluarganya sendiri untuk 'menebus' kehormatan keluarga sebelum dibuang ke sungai.

Hak atas foto Getty
Image caption Kekerasan atas perempuan Pakistan menjadi tema A Girl in the River.

Namun ternyata dia berhasil menyelamatkan diri dan menuturkan kisahnya.

Tema pembunuhan demi menyelamatkan kehormatan keluarga belum banyak dibicarakan di dunia karena banyak kejahatan yang tidak dilaporkan ke pihak berwenang dan korban tidak diketahui.

Itulah yang membuat Obaid Chinoy mengangkatnya ke dalam film terbarunya.

Dalam pidato penerimaan Oscar dia mengatakan setelah menonton filmnya, Perdana Menteri Nawaz Sharif berjanji untuk mengubah undang-undang tentang pembunuhan atas nama kehormatan keluarga.

"Itulah kekuatan film," tambahnya.

Sharmeen Obaid Chinoy lahir di Karachi dan menyelesaikan sekolah menengah di kota itu sebelum melanjutkan kuliah komunikasi massa di Universita Stanfiord, Amerika Serikat.

Berita terkait