Dicabut, larangan pemuatan identitas tokoh di kasus seks bertiga

sex Hak atas foto Olivia Howitt
Image caption Seks bertiga itu bocor setelah dua orang lain membawa kisahnya pada sebuah grup media.

Larangan bagi media di Inggris dan Wales untuk menyebutkan identitas selebritas yang diduga terlibat dalam hubungan seks bertiga -threesome, telah dicabut.

Para hakim Pengadilan Banding mengabulkan permintaan mingguan Sun On Sunday agar perintah larangan itu dicabut, tetapi mengatakan bahwa selebriti itu bisa masih belum diungkapkan namanya karenaq masih menunggu kemungkinan banding.

Para hakim mengatakan tuduhan itu sekarang sudah banyak dilaporkan di luar negeri dan dimuat di berbagai media online.

Mereka memberi waktu bagi selebritas yang merupakan suami dari orang yang juga terkenal itu untuk banding ke Mahkamah Agung Inggris.

Selebritas -yang memiliki anak-anak yang masih muda- itu diberi waktu hingga pukul 10.00 BST (16.00 WIB) Selasa (19/4) ini untuk menyerahkan argumen bandingnya ke Mahkamah Agung.

Disebutkan di pengadilan, pria selebritas itu 'sesekali melakukan hubungan seks' dengan seorang lain yang disebut dengan inisial AB sejak tahun 2009.

Image caption Pengacara meminta larangan dicabut karena pemberitaan kisah seks bertiga itu sudah berlangsung di negara lain dan media sosial serta internet.

Menurut pengadilan, mereka saling berkirim pesan pada Desember 2011, membicarakan tentang suatu 'perbuatan bertiga.'

"Kemudian ketiganya bertemu untuk melakukan hubungan seks bertiga," ungkap pengadilan.

Pada bulan Januari, dua di antara mereka datang kepada Sun On Sunday membawa kisah itu.

Pria yang disebutkan dengan inisial PJS, mengambil langkah hukum setelah tabloid Sunday bermaksud menerbitkan berita tentang seks bertiga yang dilakukannya.

Pengadilan di dua tingkat kemudian menetapkan perintah larangan disebutkannya identitas PJS dalam pemberitaan di Inggris dan Wales.

Namun pengacara News Group Newspapers - penerbit Sun On Sunday - meminta para hakim mencabut perintah larangan itu.

Menurut mereka, kisah itu sudah dimuat di AS, Skotlandia dan di berbagai negara lain, dan sudah beredar juga di internet dan media sosial.

Berita terkait